Berita

Presiden Joko Widodo melakukan penanaman pohon bersama masyarakat, di Kawasan Hutan Gunung Pepe, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Sabtu, 13 November/Setpres

Politik

Katanya Penting Cegah Banjir, Jokowi Tanam Pohon Bersama Masyarakat Lombok Tengah

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 16:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rangkaian kunjungan kerja (Kunker) Presiden Joko Widodo di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (13/11), adalah melakukan penanaman pohon bersama masyarakat.

Jokowi bersama masyarakat setempat melakukan penanaman pohon di Kawasan Hutan Gunung Pepe, Kabupaten Lombok Tengah, pada pagi hari tadi.

"Bersama-sama dengan masyarakat, dengan menteri, gubernur, kita bersama-sama menanam banyak pohon di sini, utamanya kayu putih dan juga banyak buah-buahan," ujar Jokowi dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (13/11).


Dalam kesempatan yang sama, Jokowi berpesan kepada masyarakat setempat agar memelihara dan menjaga pohon-pohon yang sudah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan dampak ekonomi kepada seluruh masyarakat yang berada di sekitar Kawasan Hutan Gunung Pepe.

"Juga untuk menjaga lingkungan kita agar tidak longsor, tidak banjir," imbuhnya.

Menurut Jokowi, penghijuan merupakan bagian penting di masa penghujan saat ini. Sehingga, dirinya mengajak masyarakat untuk memperhatikan dan mempedulikan lingkungan sekitarnya.

"Sekali lagi, saya minta ini betul-betul dipelihara karena musimnya masih musim hujan, sangat bagus untuk menanam. Dan pemeliharaan itu kalau masyarakat sendiri yang melakukan akan lebih baik lagi," imbaunya.

Usai kegiatan, Jokowi langsung menuju Bandar Udara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid untuk bertolak menuju Provinsi Papua.

Turut mendampingi Presiden saat acara penanaman pohon antara lain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya