Berita

Pengajar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI), Dini Rahma Bintari dalam Webinar #7 Sehat Lawan Covid-19 bertajuk "Kajian Penguatan Aspek Psikologis dan Ekonomi Kreatif di Masa Pandemi Covid-19" pada Sabtu, 13 November/Repro

Kesehatan

Uraikan Tantangan Keluarga di saat Pandemi, Begini Anjuran dari Psikolog UI

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 15:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada banyak tantangan di masa pandemi Covid-19 yang menimpa keluarga. Tantang-tantangan tersebut harus bisa dilalui dengan baik oleh keluarga itu sendiri.

Demikian disampaikan Pengajar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI), Dini Rahma Bintari dalam Webinar #7 Sehat Lawan Covid-19 bertajuk "Kajian Penguatan Aspek Psikologis dan Ekonomi Kreatif di Masa Pandemi Covid-19" pada Sabtu (13/11).

"Tantangan keluarga di saat pandemi; keterpaparan terhadap Covid-19, terdampak secara ekonomi," kata Bintari mengurai sejumlah persoalan mendasar yang dialami masyarakat kekinian.


Belum lagi, Bintari juga melihat pendidikan Anak di masa pandemi menjadi masalah baru yang muncul di kala pandemi. Misalnya seperti belajar via daring, yang ini bisa berdampak pada kurangnya stimulasi dalam peningkatan kecerdasan.

"Kondisi orang tua lelah di rumah masalah emosi, lalu ada juga yang kehilangan anggota keluarga-berujung kesedihan," katanya.

Itu semua, kata Bintari, harus bisa diatasi dan dilewati dengan baik agar keluarga tetap sehat, baik secara fisik, emosional, maupun ekonomi.

"Memberikan kecukupan dan perlindungan fisik: Sandang, Papan dan Pangan (keamanan finansial), secara halal," demikian Bintari.

Turut hadir narasumber lain dalam webinar yang digelar oleh Fakultas Farmasi UI tersebut antara lain Co-Founder HaiBolu Sandhi Pratama dan Pengajar Fakultas Farmasi Universitas Indonesia Roshamur Cahyan Forestrania.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya