Berita

Perdana Menteri Pravind Jugnauth/Net

Dunia

Mauritius Berlakukan Aturan Covid Baru Saat Kasus Covid-19 Belum Mereda

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 14:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meski tingkat vaksinasi cukup tinggi, kasus Covid-19 belum juga mereda di Mauritius, negara dengan pulau surga di Samudra Hindia. Hal itu mendorong pemerintah memberlakukan pembatasan Covid-19 baru pada Jumat (12/11).

Dalam pidato sehari sebelumnya, Perdana Menteri Pravind Jugnauth mengatakan orang-orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan adalah sumber dari peningkatan kasus. Bila masyarakatnya tidak patuh, bagaimana negara bisa menahan laju penyebaran virus, menurutnya.  

Mauritius telah sepenuhnya membuka pintunya bagi pengunjung internasional pada awal Oktober, berharap untuk membangun kembali industri pariwisata vitalnya setelah berbulan-bulan terisolasi karena pandemi.


Namun, data terbaru pada Jumat, dari otoritas kesehatan, mengungkapkan bahwa Mauritius memiliki 18.979 kasus dan 240 kematian, jauh berbeda dengan data pada 1 Oktober.

Kasus baru kebanyakan disebabkan oleh varian Delta.

Langkah yang diambil Mauritius antara lain, sekolah-sekolah akan ditutup kembali dan semua kelas melakukan pembelajaran online. Bar dan diskotik telah diperintahkan untuk ditutup dan konser serta kompetisi olahraga dilarang.

Pemerintah juga membatasi jumlah orang yang menghadiri pertemuan seperti pernikahan, pemakaman, dan rapat umum, tetapi mengatakan pantai akan dibuka - meskipun piknik dilarang.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya