Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dua Warga Lithuania Dihukum Penjara karena Jadi Mata-mata Rusia, Salah Satunya Tokoh Terpandang

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 13:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengadilan Lithuania yang terletak di kota pelabuhan Laut Baltik Klaipeda, menjatuhkan hukuman terhadap dua warga pada Jumat (12/11) karena kedapatan menjadi mata-mata untuk Rusia.

Dua pria warga Lithuania itu adalah Aleksejus Greicius yang dihukum empat tahun penjara, dan Mindaugas Tunikaitis yang dihukum 18 bulan penjara. Penyelidikan menemukan bahwa kedua pria itu bersalah karena mengumpulkan data untuk Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB), seeprtidilaporkan AP, Jumat (12/11).

Dalam persidangan yang berlangsung tertutup, Greicius, seorang tokoh masyarakat dan direktur pelaksana Asosiasi Pemuda Baltik yang dikenal karena pandangannya yang pro-Rusia, mengaku tidak bersalah. Sementara Tunikaitis mengaku bersalah.


Penyelidik mengatakan kedua terdakwa tidak saling mengenal, tetapi berhubungan dengan agen FSB yang sama dalam beberapa tahun terakhir.

Meskipun Greicius mengaku tidak bersalah dan membantah tuduhan spionase, pengadilan menyimpulkan bahwa ada cukup bukti untuk membuktikan kesalahannya.

Greicius adalah cucu dari Jonas dan Marijona Greicius, yang oleh Pusat Peringatan Holocaust Yad Vashem di Israel diakui sebagai "Orang Benar di Antara Bangsa-Bangsa" karena menyelamatkan seorang Yahudi selama pendudukan Nazi pada 1940-an.

Selama hampir enam tahun, keduanya mengamati, memotret dan memfilmkan objek, dan mengumpulkan informasi secara online atau melalui orang lain dan memberikan informasi tersebut kepada petugas FSB.

Pengadilan Lituania telah menghukum beberapa warganya karena mata-mata untuk Rusia atau sekutu dekatnya, Belarus.

Sejak 2014, ketika Rusia merebut Krimea dan mendukung separatis dalam perang di Ukraina timur, ada tegangan yang terpendam di antara negara-negara bekas Uni Soviet itu.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya