Berita

Juru bicara CCSA Taweesilp Visanuyothin/Net

Dunia

Buka Pintu Pariwisata, Thailand Tetap Tutup Tempat Hiburan Malam Hingga Januari 2022

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 09:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meski sudah melakukan pembukaan kembali negara sejak awal November ini, keputusan Pemerintah Thailand ntuk tetap menutup tempat hiburan malam terus berlanjut.

Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) mengatakan dalam keterangannya bahwa tempat hiburan malam di seluruh Thailand akan tetap ditutup hingga setidaknya pertengahan Januari 2022.

Juru bicara CCSA Taweesilp Visanuyothin mengatakan pertemuan CCSA yang dipimpin oleh Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha memutuskan untuk menunda satu bulan lagi rencana untuk mengizinkan pub, bar, dan karaoke dibuka kembali pada 1 Desember.


Tanggal pembukaan kembali tentatif baru ditetapkan pada 16 Januari dan hanya untuk beberapa daerah, tergantung pada situasi Covid-19.

"Kami membutuhkan waktu dari 15 November hingga 15 Januari untuk mempersiapkan pembukaan kembali," kata Taweesilp, seperti dikutip dari Bangkok Post, Sabtu (13/11).

Taweesilp juga mengatakan bahwa gugus tugas Covid tetap khawatir bahwa pembukaan kembali bisnis hiburan malam dapat menyebabkan lebih banyak infeksi jika tidak ada tindakan yang tepat. Ventilasi yang tidak memadai dan kemacetan adalah salah satu kekhawatiran utamanya.

Sedangkan untuk perjalanan, juru bicara itu mengatakan CCSA sedang mempertimbangkan untuk melonggarkan aturan bagi para pelancong dengan mengganti pengujian PCR wajib dengan pengujian kit antigen untuk wisatawan yang divaksinas

Sejak Thailand kembali membuka pintu pada 1 November, penjualan minuman beralkohol hanya diizinkan di restoran dan tempat makan di Bangkok, Krabi, Phangnga, dan Phuket.

Operator tempat hiburan malam telah meminta pemerintah untuk mencabut larangan alkohol di 17 provinsi pariwisata dan mengizinkan pub, bar, dan meminta fasilitad karaoke di seluruh negeri dibuka kembali pada 1 Desember.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya