Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf/Net

Politik

Misi Terselubung, Surya Paloh Dukung Jokowi 3 Periode agar Menteri Nasdem Tidak Direshuffle

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 08:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada tujuan khusus yang dituju Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dengan mendukung Presiden Joko Widodo tiga periode.

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf mengatakan, dukungan yang disampaikan Surya Paloh tak lain untuk mengamankan menterinya dari ancaman reshuffle.

"Kata-kata itu (dukung 3 periode) hiburan saja. Sama seperti kalau saya punya duit, saya belikan kamu rumah. Ini cara SP (Surya Paloh) menyenangkan Jokowi agar mentri dari Nasdem tidak terkena reshuffle," kata Gde Siriana kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (13/11).


Kedudukan menteri bagi partai politik pendukung amat penting meski saat ini periode pemerintahan Presiden Jokowi hanya tinggal dua tahun lagi.

"Parpol menghindari menterinya kena reshuffle karena ini menyangkut akses-akses logistik dan kekuasan sebagai modal 2024," tegasnya.

Hal itu terlihat pada manuver menteri dari Nasdem, yakni Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar.

"Menteri Siti Nurbaya pasang badan belain Infrastruktur dan Ibukota Baru-nya Jokowi. Tapi ujungnya kan ngomong mencari calon pemimpin bangsa yang terbaik, yang maksudnya tentu pengganti Jokowi," tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya