Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pertama di Dunia, Rusia Kembangkan Obat Anti-Covid yang Diberikan Secara Injeksi

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Upaya pemerintah Rusia memberantas virus corona memasuki babak baru setelah pihak berwenang negara itu mendaftarkan obat anti-Covid yang akan diberikan dengan metode intravena atau disuntikkan.

Informasi tersebut dimuat Kantor Berita Rusia, TASS  mengutip keterangan dari pengembang obat Promomed pada Jumat (12/11).

Promomed mengatakan obat yang dinamai Areplivir itu dirancang untuk melawan virus corona secara langsung.


"Solusi intravena pertama untuk pengobatan Covid-19 di Rusia telah didaftarkan oleh pihak berwenang," kata pengembang, menambahkan bahwa obat itu akan tersedia untuk digunakan di rumah sakit sebelum akhir tahun.

Promomed mengatakan bahwa mereka adalah perusahaan pertama di dunia yang membuat favipiravir suntik, yang biasanya berupa bubuk yang tidak larut.

Areplivir adalah salah satu dari tiga obat berbasis favipiravir yang saat ini disebut-sebut sebagai pengobatan yang menjanjikan untuk Covid-19 di Rusia.

Promomed menegaskan bahwa terapi Areplivir telah menghasilkan pemulihan yang lebih cepat dibandingkan dengan metode pengobatan tradisional, menunjuk pada hasil penelitian yang menunjukkan sedikit atau tanpa efek samping. Perusahaan belum mempresentasikan data apa pun tentang uji klinis bentuk injeksi obat.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya