Berita

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken/Net

Dunia

Menlu Blinken: AS Tidak Sendirian, Ada Banyak Negara yang Memiliki Tekad Bela Taiwan Jika China Menyerang

JUMAT, 12 NOVEMBER 2021 | 09:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika terus mengumandangkan komitmennya untuk berdiri membela Taiwan jika China nekat menggunakan kekuatan militer menyerang pulau yang diklaim sebagai wilayahnya tersebut.

Pernyataan tersebut lagi-lagi disampaikan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken ketika ditanyai di sebuah forum yang diselenggarakan oleh New York Times pada Rabu (10/11), tentang apakah AS akan turun tangan untuk membela Taiwan jika terjadi serangan oleh China.

Blinken kemudian mengulangi pernyataan reguler AS bahwa peran Washington adalah memastikan pulau itu memiliki sarana untuk membela diri, seperti yang disyaratkan oleh hukum AS.


“Pada saat yang sama, saya pikir adil untuk mengatakan bahwa kita tidak sendirian dalam tekad ini untuk memastikan bahwa kita menjaga perdamaian dan stabilitas di bagian dunia itu,” kata Blinken, seperti dikutip dari Taipei Times, Jumat (12/11).

Ada banyak negara yang memiliki tekad yang sama dengan AS untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Taiwan, menurutnya.

“Ada banyak negara, baik di kawasan maupun di luar, yang akan melihat tindakan sepihak apa pun yang menggunakan kekuatan untuk mengganggu status quo sebagai ancaman signifikan bagi perdamaian dan keamanan, dan mereka juga akan mengambil tindakan jika itu terjadi,” tambahnya.

Blinken tidak mengatakan tindakan seperti apa yang dia maksud.

Bulan lalu Presiden AS Joe Biden menyebabkan kegemparan yangmenyebabkan kemarahan Beijing ketika dia mengatakan AS akan membela Taiwan jika China menyerang.

Pernyataan itu tampaknya berangkat dari kebijakan "ambiguitas strategis" yang telah lama dipegang, tidak menjelaskan bagaimana AS akan merespons. Gedung Putih dengan cepat mengatakan Biden tidak menandakan perubahan kebijakan, dan beberapa analis menolak komentarnya sebagai kesalahan.

Perwakilan AS Adam Schiff, ketua Demokrat dari Komite Intelijen DPR AS yang berpengaruh, pekan lalu mendesak pemerintahan Biden untuk tidak terlalu ambigu tentang apa yang disebutnya sebagai kewajiban AS untuk mempertahankan Taiwan dari serangan China.

Pernyataan Blinken datang menjelang pertemuan virtual antara Biden dan Presiden China Xi Jinping, yang menurut sumber akan diadakan paling cepat minggu depan.

Ditanya apakah pertemuan itu akan terjadi minggu depan, Blinken hanya mengatakan bahwa itu akan “segera hadir.”

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya