Berita

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov/Net

Dunia

Diplomat Top Rusia: Perlu Ada Diskusi Serius antara Moskow dan Paris tentang Masalah Ukraina

JUMAT, 12 NOVEMBER 2021 | 08:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia menekankan bahwa perlu adanya diskusi serius antara Moskow dengan Paris untuk pembahasan Ukraina pada pertemuan antara menteri luar negeri pada Jumat (12/11).

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengutarakan rencananya itu pada konferensi pers Kamis, menambahkan bahwa diskusi serius itu akan membantu penyelesaian konflik berkepanjangan di Ukraina.

"Saya menganggap peringatan Prancis tentang rencananya untuk mengangkat masalah Ukraina sebagai bukti bahwa rekan-rekan Prancis tidak dapat menghindari tanggung jawab atas apa yang dilakukan 'anak didik' mereka di Kiev," ujar Lavrov, menggunakan sebutan 'anak didik' untuk pemerintahan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.


Kantor berita ANI melaporkan bahwa Rusia akan melakukan pembicaraan yang sangat serius, terutama karena Prancis dan Jerman membiarkan Ukraina secara terbuka mengabaikan Perjanjian Minsk.

"Rekan-rekan Prancis kami mengatakan bahwa Rusia telah menolak untuk berpartisipasi dalam pertemuan Format Normandy pada 11 November di tingkat menteri luar negeri, kami telah menjelaskan semuanya kepada mereka secara rinci dalam bentuk tertulis," lanjut Lavrov.

Prancis menuduh Rusia mengabaikan pertemuan Format Normandy yang diselenggarakan pada Kamis (11/11) untuk membahas masalah Ukraina. Lavrov menolak tuduhan itu, mengatakan  bahwa di saat yang bersamaan ia telah memenuhi janji pertemuan dengan mitra dari negara lain.  

Para menteri luar negeri dan pertahanan dari Rusia dan Prancis akan mengadakan pertemuan 2+2 Dewan Kerjasama Rusia-Prancis tentang masalah keamanan dan stabilitas strategis yang akan diselenggarakan di Paris, Jumat (12/11) waktu setempat.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya