Berita

Wakil Sekretaris Internal DPD PDIP Jabar, Yunandar Rukhiadi Eka Perwira/RMOLJabar

Politik

Spanduk Ganjar Muncul di Bandung, PDIP Jabar Pastikan Tak Tertular Banteng Vs Celeng

JUMAT, 12 NOVEMBER 2021 | 04:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polemik Banteng vs Celeng yang terjadi di internal PDI Perjuangan Jawa Tengah dipastikan tidak menular ke Jawa Barat. Meskipun sempat muncul spanduk dukungan terhadap Ganjar Pranowo di beberapa titik di Kota Bandung.

Hal ini ditegaskan Wakil Sekretaris Internal DPD PDIP Jabar, Yunandar Rukhiadi Eka Perwira, bahwa polemik yang terjadi di Jateng dipastikan tidak ada di Jabar.  Ia menyebut PDIP Jabar tidak ada hubungannya dengan Ganjar Pranowo maupun pengurus PDIP Jateng.

"Itu polemik yang terjadi di sana (Jateng), bahkan tidak hanya di Jabar mungkin di wilayah lain tidak ada," papar Yunandar, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (11/11).


Menurutnya, polemik Banteng vs Celeng bukan merupakan permasalahan partai,  melainkan hanya beberapa individu yang berbeda pendapat. Namun kemudian diangkat ke ranah publik dengan "bantuan" media sosial sehingga sebarannya lebih cepat.

"Sama sekali tidak ada bentukan lembaga baru. Apalagi di Jabar jauh dari sana (Jateng)," tambahnya.

Penegasakan Yunandar ini mendukung pernyaataan Ketua DPC PDIP Kota Bandung, Achmad Nugraha sebelumnya yang mengatakan pihaknya dalam kondisi solid. Bahkan, ia yakin tidak ada kadernya yang masuk barisan 'celeng' pendukung Ganjar Pranowo sebagai presiden.

"Sampai hari ini belum saya temukan, sampai hari ini kader kita solid, tidak ada urusan dengan persoalan di luar itu," kata Achmad, Senin lalu (18/10).

Polemik 'Banteng vs Celeng' mencuat setelah adanya kader PDIP yang mendeklarasikan diri mendukung Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, sebagai calon presiden. Mereka disebut sebagai barisan atau kader 'celeng'.

Penyebutan kader 'celeng' ini dimunculkan oleh Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang 'Pacul' Wuryanto.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya