Berita

Ketua DPC PDIP, Teddy Sulistio menandatangani surat pengunduran diri yang disaksikan oleh pihak keluarga/RMOLJateng

Politik

Disaksikan Anak-Istri, Teddy Sulistio yang Ngaku Dipalak Rp 500 Juta Kirim Surat Pengunduran Diri ke Megawati

KAMIS, 11 NOVEMBER 2021 | 11:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Ketua DPC PDIP, Teddy Sulistio secara resmi melayangkan surat pernyataan berhenti sebagai Ketua DPC PDIP kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Tak hanya sebagai Ketua DPC PDIP, Teddy Sulistio juga mundur sebagai anggota DPRD Salatiga.

Penandatangananan surat tersebut disaksikan langsung oleh srikandi senior militan, Sri Utami Djatmiko yang juga sang bunda.


Selain itu, surat permohonan berhenti ditandatangani dengan kesaksian istri serta anak tunggalnya di kediaman pribadi orangtuanya, di kawasan Blotongan, Salatiga.

Surat ini, tidak jauh berbeda dengan surat pengunduran dirinya yang ditangani Teddy Sulistio kepada Ketua DPD Jateng, Ketua DPP PDIP, dengan tembusan Ketua DPRD Salatiga.

"Surat yang saya tujukan untuk Ketum PDIP Ibu Megawati Soekarnoputri, poinnya saya berpamitan untuk berhenti sebagai ketua DPC dan Ketua DPRD Salatiga," kaya Teddy Sulistio kepada Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (11/11).

Dalam suratnya, ia berterima kasih kepada Putri Proklamator Bung Karno itu telah dipercaya sebagai ketua DPC PDIP Salatiga selama 4 periode serta Ketua DPRD Salatiga selama 2 periode.

"Tak lupa saya menyampaikan terima kasih, diberi kesempatan mengabdi sebagai petugas partai di Salatiga tak lupa saya memohon maaf atas kesalahan dan kekhilafan," ungkapnya.

Tak banyak bicara seperti biasanya, surat pemberhentian dirinya ia perlihatkan kepala redaksi RMOLJateng. Suasana haru mewarnai penandatanganan di ruang berkaca itu.

Turut menyaksikan penandatanganan itu, sosok sang ayah yang tak lain senior PDIP Djatmiko Wardoyo (almarhum) dalam sebuah foto yang dibalut pigura klasik. Usai menandatangani, Teddy Sulistio langsung memeluk sang bunda Sri Utami Djatmiko.

Teddy sebelumnya blak-blakan tentang pengalamannya dipalak hingga Rp 500 juta oleh oknum partai untuk posisi strategis di legislatif. Hal itu ia sampaikan saat menerima undangan dari Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto di kantor DPP di Jakarta.

"Kader saya itu bilang sama saya, kalau harus ada patungan untuk jabatan. Kalau jumlah uang ratusan juta di kota besar, mungkin. Untuk Salatiga, dua ratus tiga ratus (juta) lah, itu kata si oknum. Mana ada itu uang ratusan juta untuk posisi Ketua DPRD, karena posisi itu bagian dari penugasan partai," bebernya, kepada Kantor Berita RMOLJateng, Senin lalu (8/11).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya