Berita

Fans Persipura Bersatu ultimatum pelatih dan manajemen dongkrak performa Persipura agar bisa lepas dari zona degradasi/RMOLPapua

Sepak Bola

Tuntut Pergantian Manajer dan Pelatih, Fans Persipura Bersatu Ancam Lakukan Aksi Besar-besaran di Kantor Walikota

KAMIS, 11 NOVEMBER 2021 | 02:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Performa buruk Persipura Jayapura di kompetisi BRI Liga 1 2021-2022 membuat suporter mereka gerah dan gelisah. Jika tak kunjung ada perbaikan, Tim Mutiara Hitam bukan mustahil akan terdegradasi pada akhir musim nanti.

Khawatir hal tersebut menjadi kenyataan, sejumlah kelompok suporter Persipura yang bergabung dalam Fans Persipura Bersatu mendesak pengurus mengevaluasi manajemen. Bahkan meminta ada pergantian manajer dan pelatih.

Fans Persipura Bersatu ini terdiri dari The Karakas, The Comen's (Cloofkamp, Jabaka, Opel, Mounth Hamadi, King City,  Black Land, Abe Pantai, Waena, Apo), Black Danger Community, Sasoray, Black Eagle, dan Abepura Mania.


"Mereka inginkan (pergantian manajer) dan mereka sudah siapkan satu nama yang mereka usul dari The Karakas yaitu Pak Fransisku Cigombe," ujar salah satu penanggung jawab Fans Persipura Bersatu, Jhon Ungirwalu, kepada wartawan di Kota Jayapura, dikutip Kantor Berita RMOLPapua, Rabu (10/11).

Ditambahkan Faried Irawan yang juga merupakan penanggung jawab Fans Persipura Bersatu, selain mengevaluasi manajemen mereka juga menuntut pergantian pelatih.

"Pergantian pelatih ini kita tidak asal bicara. Kita lihat dari 11 kali pertandingan Persipura, 8 kali kalah, 2 kali draw, dan 1 kali menang. Itu hal-hal yang sangat bertolak belakang dengan prestasi Persipura, yang mana saat ini kita lihat Persipura berada di dasar klasemen," tegas Wantex, sapaan akrabnya.

Menurut Wantex, buruknya prestasi Persipura saat ini merupakan tanggung jawab pelatih bukan pemain.

"Karena pelatih yang merekomendasikan pemain ke managemen untuk dikontrak. Benar kita punya pemain rata-rata pemain muda, tapi saat ini kita tidak bisa jadikan hal itu sebagai pembelaan," kata Wantex

Fans Persipura Bersatu juga memberikan ultimatum kepada pelatih Jackson F Tiago, jika dipertandingan berikutnya tetap meraih hasil buruk maka harus mundur dari jabatannya.

"Kalau memang besok tanggal 18 November lawan Borneo FC tidak bisa mendapatkan hasil lebih bagus, saya rasa dengan berat hati dia harus legowo undurkan diri," ucap Wantex.

Wantex juga menegaskan apabila Persipura Jayapura tetap ada di posisi dasar klasemen maka Fans Persipura Bersatu akan melakukan aksi dengan massa yang lebih banyak di Kantor Walikota.

"Kita akan besar-besaran lagi melakukan aksi dan tujuan kita otomatis di kantor Walikota. Kita akan mengumpulkan teman-teman lebih banyak, apabila Persipura stagnan di bawah tidak naik-naik," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya