Berita

Simulasi pengamanan World Superbike yang dilakukan Polda NTB dan Korem Wira Bhakti/Ist

Presisi

Pastikan WSBK Sukses dan Aman, Polda NTB Gelar Simulasi Rekayasa Lalin Hingga Ancaman Teror

RABU, 10 NOVEMBER 2021 | 21:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Event World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah sudah didepan mata. Guna memastikan gelaran internasional itu sukses diselenggarakan, Polda Nusa Tenggara Barat bersama Korem Wira Bhakti menggelar berbagai simulasi. Mulai dari rekayasa lalu lintas, penegakan protokol kesehatan, unjuk rasa, gangguan bencana alam, ancaman bom hingga teror.

Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal menuturkan, simulasi merupakan manajemen security dari tahapan-tahapan persiapan yang sudah dilakukan oleh Forkopmimda NTB, seperti Focus Group Discussion, menggali data kuantitatif dan kualitatif. Tactical Floor Game (TFG) menganalisa taktik dan strategi untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk hingga Final check meeting yang dilakukan belum lama ini.

“Dan hari ini adalah gambaran bagaimana kita mengerjakan teori-teori tersebut, konsen-konsen tersebut dan hari ini semua disimulasikan bahkan dalam situasi kontijensi,” kata Iqbal kepada wartawan, Rabu (10/11).


Dijelaskan Iqbal, simulasi ini meliputi pengaturan manajemen lalu lintas yang mempersiapkan transportasi bagi penonton yang datang ke sirkuit, baik dari Bandara maupun pelabuhan, dipastikan tidak ada kemacetan. Lalu penegakan protokol kesehatan (prokes) guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Iqbal mengatakan, nantinya 3 ribu personel gabungan TNI-Polri disiagakan dalam pengamanan event internasional itu. Ribuan personel ini, lanjut Iqbal telah diplot di sejumlah titik, mulai dari perbukitan hingga di dalam terowongan.

“Ini menjadi bagian dari rencana pengamanan, upaya-upaya yang kita lakukan detail, komprehensif, sinkron dan kolaborasi,” tukasnya.

Terhadap alur lintas orang, Iqbal mengungkap, sejak di sejumlah pintu masuk Nusa Tenggara Barat (NTB) bakal melewati tahapan-tahapan screening.

“Tentunya dari dua aspek. Pertama gangguan keamanan biar kita yakin tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan dari seleuruh penonton yang menuju Mandalika. Dan kedua prokes, (bagi penonton) disiapkan ratusan kendaraan dari Dishub untuk menjemput semua penonton yang ada di 5 pintu masuk tersebut dan disana juga berlaku prokes di bus,” papar Iqbal.

Screening juga dilakukan ketika memasuki Kawasan Ekonomi Ekskusif (KEK) Mandalika. Iqbal menyampaikan, di kawasan ini diberlakukan dua pintu masuk utama. Adapun screening lebih difokuskan kepada antisipasi penularan Covid-19.

“Masuk ke KEK Mandalika dilakukan screening lagi, kita yakinkan bahwa sebelum pindah dari shuttle bus kita lakukam screening lagi apabila negatif dan yakin prokes serta variabel gangguan kamtibmas tidak ada masalah dibawah shuttle bus dibawa ke beberapa pintu masuk,” tandas Iqbal.

Simulasi ini disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Ditjen Hubdar Kemenhub, Kepala Korps Polisi Air dan Udara (Kakorpolairud), Gubernur NTB serta Danrem 162/WB dan Forkopmimda NTB lainnya.

Dalam kesempatan itu, Menhub Budi Karya mengapresiasi. Menurutnya, persiapan pemerintah daerah dalam menyambut perhelatan internasional ini sangat baik dan matang.

“Saya mengapresiasi upaya TNI-Polri dan Pemda yang mengerahkan lebih dari 3 ribu personel dan berbagai kendaraan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya teror ataupun bencana yang akan terjadi. Hal ini menunjukan bahwa kita memiliki satu kemampuan alert yang tinggi dan itu harus dilakukan dengan terlatih, dengan sistematis, dengan koordinatif,” pungkas Menhub.

Dalam simulasi ini digambarkan aparat TNI-Polri menyelamatkan sandera di bekas Bandara Selaparang Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pasalnya, dua orang tak dikenal (OTK) pelaku penyanderaan bersenjata api (senpi), berhasil dilumpuhkan Tim Tindak Gabungan dari dua unsur pasukan Pembunuh Senyap TNI, yang melakukan penyergapan dengan seni beladiri khusus dan empat personel Polisi Wanita (Polwan) dari Satuan Brigade Mobi (Brimob) Polri.
 
Beberapa saat setelah proses penyelamatan sandera yang dilakukan dengan cukup alot, personel Tim Tindak Gabungan TNI-Polri mendapatkan adanya bom aktif di salah satu ruangan lokasi penyanderaan.
 
Tim Penjinak Bom (Jibom) pun langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Operator 1 Tim Jibom kemudian bergegas memasuki ruangan untuk melakukan sterilisasi, namun personel Jibom mendapati jam waktu yang tertera di bom menunjukkan kurang dari 20 detik.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya