Berita

Muhammad Najib dalam webinar peluncuran bukunya berjudul ‘Mengapa Umat Islam Tertinggal?/Repro

Nusantara

Islam Tertinggal? M Najib: Karena Negara-negara di Timur Tengah Usil

SELASA, 09 NOVEMBER 2021 | 18:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Muhammad Najib mengungkapkan setidaknya ada dua hal yang bisa dijadikan solusi agar umat Islam di dunia mengejar ketertinggalannya.

Dalam webinar peluncuran bukunya berjudul ‘Mengapa Umat Islam Tertinggal?, Selasa sore (9/11), Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol dan UNWTO itu mengurai hal pertama ialah umat Islam harus memahami problem yang tengah dihadapi, dan secara jujur mengakui serta siap mengoreksi.

Lalu kedua, Najib mengusulkan agar negara-negara muslim fokus membangun negaranya sendiri dengan berhenti merecoki negara lain.


Menurut Najib, jika umat Islam fokus membangun negaranya sendiri maka tidak banyak energi yang terbuang percuma yang tidak berdampak apa-apa untuk kemajuan Islam itu sendiri.

"Saya melihat kenapa Timur Tengah itu tidak pernah berhenti dari kisruh? karena sejumlah negara di Timur Tengah itu selalu usil, ingin ikut campur urusan negara Arab lainnya. Bahkan, rela menghabiskan miliaran dollar untuk keperluan itu. Jadi, energinya dibuang secara percuma," katanya.

Najib lantas berani mengatakan bahwa Israel itu tidak ada hebat-hebatnya sama sekali. Baik secara ekonomi, politik, apalagi secara militer.

"Wong ngelawan Hizbullah saja, milisi kecil di Lebanon dua kali perang Israel kalah," tuturnya.

Atas dasar itu, Najib mengaku tidak habis pikir dan dibuat terheran-heran dengan sikap negara-negara Arab yang adalah negara besar dan kaya raya justru tunduk patuh mengikuti kehendak yang dimainkan Israel.

"Saya tidak habis pikir. Karena itu saya bersyukur bahwa Indonesia sampai sekarang masih berdiri tegak, tidak mau membuat hubungan diplomatik dengan Israel sampai Palestina merdeka," tandasnya.

Turut hadir narasumber dalam acara webinar ini yakni Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia Komaruddin Hidayat, Wartawan Senior yang juga CEO RMOL Network Teguh Santosa, Politisi Senior Bursah Zanubi dan Tokoh Islam Malaysia Muhammad Nur Maluty.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya