Berita

Tim Densus 88 tengah menggelandang salah satu terduga teroris/Net

Presisi

Densus Tangkap Tiga Terduga Teroris di Jawa Timur, Ini Keterlibatannya

SELASA, 09 NOVEMBER 2021 | 15:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali melakukan operasi penangkapan terhadap terduga teroris di Jawa Timur.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyampaikan, tiga tersangka ini dilakukan di tiga wilayah yakni Bojonegoro, Kediri dan Gresik pada Selasa dini hari secara maraton.

“Ketigannya merupakan kelompok Jamaah Islamiyah (JI),” kata Ahmad kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/11).


Ramadhan menjelaskan, ketiga terduga teroris ini berinisial BA, yang ditangkap di Bojonegoro. Keterlibatannya di Jamaah Islamiyah, BA merupakan bagian dari Koordinator Daerah (Koorda).

Lalu, dikatakan Ramadhan, dari keterangan HP, pelaku terorisme yang ditangkap, BA merupakan orang kepercayaan Abu Fatih. BA juga pernah memberi paket berisi senjata M16 kepada tersangka HP.

Kemudian tersangka kedua berinisial AS, ditangkap di Gresik. Ramadhan mengungkap, AS merupakan alumni kelompok teroris di Filipina Selatan, angkatan ketiga. Lalu AS juga instruktur Tadrib Uhud di Poso.

AS juga merupakan ketua Takwiyah Qodimah tahun 2008-2011 dan Takwiyah Rodifah tahun 2012. Instruktur tadrib Kolaka 1dan 2  tahun 2011.

Kemudian, AS juga adalah infrastuktur latihan jasadiyah atau tactical, survival dan menembak PCP ataupun rakitan), juga ketua Korda Surabaya dalam masa darurat JI di Lajnah tahun 2021.

Lalu RH alias AH, ditangkap di Kediri. RH merupakan koordinator keberangkatan Justin dari Kediri ke Jambi pada Agustus 2020. Ia merupakan fasilitator pengamanan madlubin (pelarian) atas nama J dan IR ke Jambi. Berdasarkan keterangan AF masuk dalam Bidang FKPP.

Menjabat sebagai Pengasuh di LPDU (Lembaga Pemberdayaan Dana Umat) Baitul Hikmah Kediri. Terkoneksi dengan AG als HA Jambi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya