Berita

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto/Net

Politik

PKS Desak Pertamina Tingkatkan Lifting Migas Blok Rokan

SELASA, 09 NOVEMBER 2021 | 14:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Capaian PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang telah menyumbang pemasukan negara sebesar Rp 2,7 triliun dari bagi hasil penjualan minyak dan pajak pada bulan ini perlu diapresiasi.

Namun, Pertamina jangan cepat berpuas diri, karena nilai pemasukan tersebut masih di bawah target yang ditetapkan.

Oleh karena itu, PHR diminta untuk terus mengembangkan inovasi, agar hasil eksploitasi di Blok Rokan itu bisa meningkat. Sehingga pendapatan negara bisa bertambah.


Demikian disampaikan anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa siang (9/11).  

"Secara umum sumbangan kepada negara itu ada dua jenis. Pertama dari dana bagi hasil minyak. Kedua dari pajak. Besarnya kontribusi bagi negara tersebut sangat bergantung pada produksi minyak atau lifting pada wilayah kerja tersebut," ujarnya.

"Semakin tinggi lifting, setelah dikurangi biaya (cost recovery), maka akan semakin besar bagian untuk negara," sambungnya.

Untuk mengejar target lifting, Mulyanto mendorong PHR untuk melakukan pengeboran baru dan menerapkan teknik enhanced oil recovery (EOR).

Menurutnya, PHR tidak bisa hanya mengandalkan produksi dari sumur lama, yang usianya sudah tua. Jika PHR ingin merealisasikan target lifting, maka pilihannya harus membuat sumur baru dan menerapkan teknologi baru yang lebih efisien.

Selama hal ini tidak dikerjakan, maka Mulyanto pesimistis produksi minyak PHR dapat sesuai target.

"Data lifting minyak di Blok Rokan ini terus turun. September 2021 dilaporkan lifting minyak Blok Rokan hanya sebesar 158.000 barel perhari (BPH). Padahal target yang ditetapkan sebesar 165.000 BPH. Besaran target ini pun masih lebih kecil dibandingkan target tahun sebelumnya," katanya.

Sementara itu sekarang sudah masuk bulan November. Artinya PHR hanya punya sisa waktu sebulan untuk mengejar target yang ditetapkan itu.

Mulyanto memperkirakan hingga akhir tahun 2021 target lifting Blok Rokan tidak tercapai. Karena itu Mulyanto minta PHR segera menyusun rencana kerja yang lebih komprehensif dan matang, agar pencapaian target di tahun mendatang bisa optimal.

"Kita mensyukuri proses alih kelola dapat berjalan. Namun kinerja harus terus ditingkatkan, sehingga pendapatan negara dapat dicapai sesuai target. PHR harus terus bekerja keras dan smart," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya