Berita

Mantan presiden Mikheil Saakashvili ditangkap sesaat setelah kedatangannya di tanah airnya, Georgia/Net

Dunia

Lakukan Aksi Mogok Makan, Kondisi Mantan Presiden Georgia yang Dipenjara Semakin Memburuk

SELASA, 09 NOVEMBER 2021 | 09:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kesehatan Mikheil Saakashvili, mantan presiden Georgia yang dipenjara, semakin memburuk setelah satu bulan berada dalam kurungan di rumah tahanan Rustavi, Georgia.

Kementerian Kehakiman Georgia dalam sebuah laporan yang diedarkan pada Senin (8/11) mengatakan Saakashvili dipindahkan ke rumah sakit penjara di distrik Gldani di pinggiran Tbilisi, untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

"Karena kesehatan yang memburuk dan ancaman yang meningkat, narapidana Mikhail Saakashvili dipindahkan dari fasilitas penjara 12 (penjara Rustavi) ke fasilitas kesehatan untuk narapidana N18 (rumah sakit penjara Gldani), isi pernyataan kementerian, seperti dikutip dari Euro News, Selasa (9/11).


Pengacaranya, Dimitry Sadzaglishvili, mengatakan, bahwa  Saakashvili melakukan mogok makan sejak 1 Oktober, sejak pertama kali ia ditahan. Dia juga tidak lagi menerima perawatan medis dan obat-obatan.

"Kondisinya tidak stabil dan staf medis mengatakan bisa menjadi kritis setiap saat," kata Dimitry.

Saakashvili ditangkap oleh petugas penegak hukum tak lama setelah ia kembali ke tanah air, dan dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Rustavi, di selatan ibu kota Tbilisi pada 1 Oktober. Ia kemudian dipindahkan ke rutan Rustavi di mana ia melakukan aksi mogok makan.

Saakashvili telah meninggalkan Georgia sejak delapan tahun lalu setelah konflik politik yang membelitnya. ia kemudian tinggal di pengasingan, di Ukraina.

Pengadilan Georgia kemudian menjatuhkan hukuman pada 2018 atas kejahatan menggunakan kekuasaan secara sewenang-wenang. Pengadilan menetapkan hukuman untuk Saakashvili itu secara in absentia.

Saakashvili menghadapi 6 tahun penjara yang berarti bahwa menurut hukum Georgia, begitu dia memasuki negara itu, dia harus ditangkap dan dikirim ke penjara.

Laki-laki kelahiran 1967 itu telan menjabat sebagai Presiden georgia sejak 25 Januari 2004.

Semenjak melakukan aksi mogok makan, Kementerian Kehakiman Georgia telah berulang kali menyarankan agar politisi tersebut dipindahkan ke rumah sakit penjara, tetapi Saakashvili dan pengacaranya menentangnya dengan tegas dan bersikeras bahwa dia harus dibawa ke rumah sakit swasta.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya