Berita

Fregat Type 054A/P/Net

Dunia

China Kirim PNS Tughril, Kapal Perang Terbesar dan Tercanggih ke Pakistan

SELASA, 09 NOVEMBER 2021 | 07:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasukan Angkatan Laut Pakistan kembali mendapat suntikan kekuatan dari Pemerintah China dengan kiriman sebuah kapal perang terbesar dan tercanggih yang pernah diekspor Beijing pada Senin (8/11) waktu setempat.

Fregat Type 054A/P bernama PNS Tughril tersebut dirancang dan dibangun oleh China State Shipbuilding Corporation Limited (CSSC).

Angkatan Laut Pakistan mengatakan bahwa PNS Tughril adalah lambung pertama dari empat frigat Tipe 054 yang sedang dibangun China untuk mereka, mencatat bahwa kapal itu adalah platform berteknologi maju.


"Dilengkapi dengan manajemen tempur canggih dan sistem peperangan elektronik bersama dengan kemampuan pertahanan diri modern, fregat Type 054A/P dapat secara bersamaan menjalankan sejumlah misi perang angkatan laut di lingkungan multi-ancaman yang sangat intens," kata pernyataan Pakistan, seperti dikutip dari Global Times, Selasa (9/11).

CSSC selaku pembuat kapal dalam pernyataannya mengakui bahwa fregat tersebut adalah kapal perang terbesar dan tercanggih yang pernah diekspor China.

"Penyelesaian dan pengiriman kapal tersebut merupakan pencapaian besar lain dari persahabatan China-Pakistan, dan selanjutnya akan meningkatkan kemitraan kerjasama strategis di segala cuaca antara kedua negara," kata perusahaan pembuat kapal China itu dalam pernyataannya.

"Pengiriman fregat juga berfungsi sebagai tonggak dalam memperluas pengaruh kapal China sebagai produk dan meningkatkan daya saing mereka di pasar internasional," kata CSSC.

Mengutip pernyataan Angkatan Laut Pakistan, Duta Besar Pakistan untuk China Moin ul Haque mengatakan bahwa penugasan PNS Tughril mengantar babak baru dalam persahabatan Pakistan-China yang telah matang melalui ujian waktu dan tetap teguh di semua bidang.

"Dalam konteks paradigma keamanan keseluruhan kawasan, TughrilFregat akan memperkuat kemampuan Angkatan Laut Pakistan untuk menanggapi tantangan maritim, dan juga memastikan pertahanan ke arah laut, menjaga perdamaian, stabilitas dan keseimbangan kekuatan di kawasan Samudera Hindia," kata duta besar.

Direktur Dewan CSSC Du Gang memuji pembangunan tepat waktu PNS Tughril tersebut. Hal itu adalah tonggak utama dan kesaksian persahabatan yang panjang antara China-Pakistan.

Kepala Misi Angkatan Laut Pakistan yang mengawasi pembangunan fregat 054A/P, Komodor Rashid Mehmood Sheikh, mengatakan bahwa TughrilFregat akan menjadi andalan armada Angkatan Laut Pakistan sekaligus memperkuat kemampuan pertahanan maritimnya.

Zhang Junshe, seorang peneliti senior di PLA Naval Research Academy, mengatakan bahwa Type 054A, yang menjadi basis Type 054A/P, adalah fregat paling canggih di China.

"Dibandingkan dengan fregat China sebelumnya, kapal baru ini memiliki kemampuan pertahanan udara yang lebih baik, karena dilengkapi dengan sistem radar yang ditingkatkan dan jumlah rudal yang lebih besar dengan jangkauan yang lebih jauh," kata Zhang, mencatat bahwa fregat Type 054A juga memiliki kemampuan siluman kelas dunia.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya