Berita

Calon tunggal Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa/RMOL

Politik

PKS Usul Jenderal Andika Perkasa Bekali Prajurit TNI dengan Bahasa Asing

SENIN, 08 NOVEMBER 2021 | 22:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pimpinan Komisi I DPR RI Abdul Kharis Al Makhsyari mengusulkan pada calon panglima TNI untuk membekali prajuritnya kemampuan bahasa asing.

Usulan itu disampaikan Abdul Kharis saat di rapat tertutup di Komisi I, Jenderal Andika Perkasa mengulas strategi menangani permasalahan di Papua.

Abdul Kharis mengatakan, akan menarik jika seluruh prajurit dibekali kemampuan bahasa asing. Dengan demikian, para prajurit bisa terdistribusi di beberapa tempat yang membutuhkan prajurit yang ahli bahasa asing.


Ia mencontohkan, pertemuan Asosiasi Kepala Staf Angkatan Darat se -Asia Pasifik yang baru digelar di Miami.

Kata Haris, dengan tentara yang bisa dipekerjakan di kantor seperti itu, maka para pengambil keputusan di TNI mendapatkan informasi yang seimbang.  

"Tentara ini dibekali dengan kemampuan bahasa yang bagus, sehingga para pengambil keputusan, itu mendapatkan informasi yang seimbang dan memperkecil bias informasi," demikian kata Kharis dalam diskusi 4 Pilar MPR RI yang bertajuk “Panglima TNI Baru dan Tantangan Ketahanan NKRI” di Media Center DPR, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/11).

Kharis menyadari bahwa membangun kemampuan bahasa pada prajuritnya tidak bisa dalam waktu yang singkat.

Jenderal Andika, tambah Kharis harus memikirkan bagaimana format yang tepat untuk para prajuritnya.

Dia mencontohkan seorang tentara yang memiliki pangkat Letnan Satu harus disiapkan seluruh kemampuannya, dan harus berjenjang, dan harus dipikirkan oleh calon panglima TNI yang baru.

“Jadi yang dikedepankan adalah pendekatan diplomasi  karena sesungguhnya akan segala yang terjadi itu berdasarkan atas keputusan para pengambil keputusan," terang Kharis.

Politisi PKS ini meyakini, dengan kemampuan bahasa prajurit yang bagus akan memberikan persepsi baik bagi institusi TNI.

"Kemarin secara meyakinkan Jenderal Andika mengatakan akan melakukan itu, melakukan diplomasi militer,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya