Berita

Densus 88 tengah menggelandang satu terduga teroris/Net

Presisi

Densus Tangkap lagi Satu Terduga Teroris di Lampung

SENIN, 08 NOVEMBER 2021 | 22:45 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali melakukan operasi penangkapan terhadap terduga teroris di Provinsi Lampung.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyampaikan, satu terduga teroris yang ditangkap bernama P alias Mas Pur 'Bengkel' di Jalan Pulau Nias, Sukabumi, Kota Bandar Lampung.

"Satgaswil Densus 88 dan Brimobda Lampung melakukan penangkapan terhadap satu tersangka," kata Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (8/11).


Ramadhan menjelaskan, penangkapan ini dilakukan Densus pada Senin sore sekitar pukul 16.25. P alias Mas Pur ini, dikatakan Ramadhan merupakan orang yang terafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI).

"Anggota Kelompok Jamaah Islamiah," ungkapnya.

Dari data yang diperoleh redaksi, P alias Mas Pur dalam aktivitas terorisme antara lain, Ketua Umum Iqtishod Korwil Lampung dan merangkap sebagai ketua tim satu Iqtishod yang meliputi wilayah Bandar Lampung, Pesawaran, dan Pringsewu.

P juga mengetahui terkait aliran dana JI dalam struktur korwil Lampung, dan mengikuti kegiatan Idad yang dilaksanakan di beberapa tempat Lampung lalu terlibat aktif dalam berbagai pertemuan kelompok JI yang diadakan di Lampung.

Sebelumnya, Densus 88 menangkap tujuh tersangka terorisme di Lampung beberapa waktu lalu. Mereka adalah, S, F, AA, NA, S, DRS dan SU. Mereka semua adalah kelompok Jamaah Islamiyah. Dalam penangkapan tujuh terduga teroris ini, tim berlogo burung hantu tersebut menyita ratusan kotak amal yang diduga disebar oleh Jamaah Islamiyah guna mengumpulkan dana.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya