Berita

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Tidak Ingin Indonesia Ketinggalan, Luhut: Pemerintah akan Bangun Kawasan Industri Kesehatan

SENIN, 08 NOVEMBER 2021 | 22:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Indonesia perlu meningkatkan kemandirian dalam sektor farmasi atau bidang kesehatan.

Pasalnya, pemerintah Indonesia kaget dengan hantaman Pandemi virus corona baru (Covid-19) yang menyerang secara mendadak. Indonesia nampak tidak memiliki kelaikan dalam sektor kesehatan.

Koordinator PPKM Pulau Jawa dan Bali ini mengatakan, pemerintah juga akan mendorong skema insentif yang lebih baik untuk mendorong investasi di sektor farmasi, tidak hanya kepada perusahaan-perusahaan negara atau BUMN, namun juga mendorong sektor privat.


Luhut mengungkapkan, pemerintah berencana akan memberikan insentif seperti tax holiday (pembebasan pajak) pada industri kesehatan.

“Kami juga menyiapkan kawasan industri untuk sektor industri farmasi, sehingga bisa terbentuk ekosistem produksi yang lebih baik,” kata Menko Luhut dalam sambutannya secera virtual pada Forum Nasional Kemandirian dan Ketahanan Industri Sediaan Farmasi, Senin (8/11).

Melihat berbagai peluang saat ini, Luhut menegaskan, Indonesia tidak boleh ketinggalan dalam membenahi sektor farmasi, umumnya dunia kesehatan.

Luhut menyatakan, sudah cukup Indonesia merasakan kesulitan yang dialami saat Pandemi Covid-19.

Ia jua menjelaskan bahwa Presiden Jokowi sudah memerintahkan dirinya bersama Menteri Kesehatan untuk membawa industri obat-obat ke dalam negeri.

“Saya Ketua TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), saya mendorong ini dan kita buat aturan yang melindungi upaya dan usaha-usaha kita ini. Pasti banyak yang tidak suka tapi untuk NKRI jangan pernah kita ragu,” demikian Luhut.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

VFive Group Salurkan Zakat Usaha Lebih dari Rp10 Miliar

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:48

Parpol Ditantang Buat Komitmen Nasional Anti-Politik Uang

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:32

Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan!

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:55

KPK Masih Kuliti Dugaan Rasuah BPKH

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:24

Denny JA Ungkap Akar Etika Kerja dan Kejujuran Swiss dari Reformasi Zurich

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:20

Potongan Bangkai Pesawat ATR 400

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:53

Haji Suryo Bangun Masjid di Tanah Kelahiran

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:32

Lawatan LN Perdana 2026, Prabowo Sambangi Inggris dan Swiss

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:15

Kebijakan Paket Ekonomi Lanjut Prioritaskan UMKM dan Lapangan Kerja

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:56

Prabowo Jadi Saksi Nikah Sespri Agung Surahman, Jokowi Ikut Hadir

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:55

Selengkapnya