Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

New South Wales Wajibkan Peserta Ujian Sekolah Pakai Masker, Siswa: Kurang Udara Bikin Stress

SENIN, 08 NOVEMBER 2021 | 18:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meski mendapat keberatan dari sejumlah pihak, pemerintah negara bagian New South Wales akan tetap mewajibkan penggunaan maske bagi para siswa yang akan mengikuti ujian pada Selasa (9/11) waktu setempat.

Mandat tersebut disampaikan Otoritas Standar Pendidikan NSW (NESA), isinya mengenai pemberlakuan wajib masker untuk semua siswa Kelas 12. Mandat tersebut juga sudah dikonfirmasi Perdana Menteri Dominic Perrottet pada Senin (8/11).

"Saya meminta maaf kepada para siswa yang akan menemukan ini sulit di atas semua tantangan lain selama 18 bulan terakhir," katanya.


Mandat masker telah mendapat reaksi keras dari warga, mengingat saat ini NSW telah mencapai 90 persen target vaksin dosis ganda.

Berbicara kepada media, Kepala Sekolah The King's School Tony George mengatakan siswanya merasa sedikit kesal dengan mandat tersebut.

"Beberapa dari mereka akan menghadapi ujian selama 15 jam dengan mengenakan masker," katanya.

“Siswa yang kurang mampu akan merasa sedikit lebih kesulitan dengan masker, siswa yang sedikit lebih mampu cenderung dapat fokus dan mengarahkan perhatiannya," tambahnya.

"Ini mengurangi aliran udara, dan mereka membutuhkan oksigen untuk otak mereka agar bisa membuat mereka tetap waspada," kata dia lagi.

Sementara siswa kelas 12 Jamie Christopoulos mengatakan mengenakan masker akan menambah stres dalam situasi yang sudah membuat stres.

"Ini sudah waktu yang sangat menegangkan, dan itu hanya tekanan tambahan, hal lain yang harus Anda pikirkan untuk menjalani 15 jam ujian," katanya.

"Saya merasa akan sangat sulit untuk fokus selama sekitar tiga jam mengenakan masker," tambah siswa kelas 12 bernama Phillipa Signorelli.

Sekitar 76.000 siswa di seluruh negara bagian akan mengikuti ujian mereka tahun ini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya