Berita

Perusahaan minyak Rosneft/Net

Dunia

Berbulan-bulan Upah Tidak Dibayar, Puluhan Pekerja Asal China Tuntut Raksasa Minyak Rusia

SENIN, 08 NOVEMBER 2021 | 14:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Puluhan pekerja China yang ada di Timur Jauh Rusia, melakukan aksi protes karena upah mereka belum dibayarkan selama berbulan-bulan.

Sekitar 50 pekerja keluar dari asrama  sementara mereka di Komsomolsk-on-Amur, pada Minggu (7/11). Mereka berjalan kaki menuju pusat kota sambil meneriakkan yel-yel keputusasaan dan kemarahan.

Media lokal melaporkan, puluhan pekerja itu menuntut raksasa minyak yang dikendalikan Kremlin, Rosneft, untuk membayar upah mereka yang tertahan selama berbulan-bulan.


Mereka bekerja sebagai teknisi yang memperbaiki kilang minyak Rosneft. Para pekerja mengklaim mereka belum dibayar selama berbulan-bulan dan menuntut untuk dikembalikan ke China, menurut laporan  Radio Liberty.

Namun, Rosneft, salah satu perusahaan minyak terbesar di dunia, menolak klaim tersebut.

Perusahaan mengatakan karyawan telah dipecat karena kualitas pekerjaan mereka yang buruk, tetapi tidak dapat dikirim kembali ke China karena pandemi virus corona.

Perusahaan mengatakan, mereka tetap membayar gaji minimum dan tunjangan harian kepada pekerja.

Rosneft telah berusaha membangun hubungan bisnis dengan China, salah satu pasar minyak dan gas dengan pertumbuhan terbesar dan tercepat di dunia.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya