Berita

Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Kadhimi muncul di televisi sesaat setelah peristiwa penyerangan drone di kediamannya, Minggu 7 November 2021/Net

Dunia

Kantongi Nama-nama Pelaku yang Menargetkan Pembunuhannya, Al-Khadimi Siap Seret Mereka yang Bertanggung Jawab

SENIN, 08 NOVEMBER 2021 | 08:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aparat penyelidik Irak telah mengantongi nama-nama pelaku penyerangan rumah Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Kadhimi. Nama-nama itu, sebagian sudah tidak asing. Khadimi sendiri mengatakan ia mengetahui nama-nama itu dan memerintahkan penangkapan secepatnya.

"Kami akan mengejar mereka. Kami mengenal mereka dengan baik dan kami akan mengekspos mereka," kata al-Khadimi  menurut pernyataan dari kantor perdana menteri.

"Ada orang-orang yang mencoba merusak keamanan Irak dan menginginkannya menjadi negara geng, tapi kami tidak akan membiarkan ini terjadi," kata al-Khadimi, seperti dikutip dari NBC, Minggu (7/11).


Al-Kadhimi menekankan bahwa ia dan jajarannya mencoba mencegah Irak tergelincir ke dalam perang regional dan akan membawa negara itu ke tempat yang aman.

"Kami memerangi korupsi, dan kami tidak akan berhenti mengejar para koruptor. Mereka tidak akan lari dari keadilan," tegas Khadimi, seraya menambahkan bahwa ada kekuatan tertentu di Irak yang menentang perubahan demokrasi yang ia galakkan.

Tidak lama setelah penyerangan, Khadimi mengadakan pertemuan dan muncul di televisi Irak. Dia duduk di belakang meja dengan kemeja putih dengan wajah yang nampak tenang, mengatakan kepada seluruh rakyatnya bahwa ia baik-baik saja dan berharap rakyatnya juga tenang.

“Serangan roket dan drone pengecut tidak membangun tanah air dan tidak membangun masa depan,” kata Khadimi, berjanji ia akan menjaga Irak dan rakyatnya.

Upaya pembunuhan terhadap perdana menteri Irak terjadi pada Minggu dini hari (7/11). Rumah Al-Kadhimi berada di zona Hijau dengan keamanan super ketat di Baghdad, di mana kedutaan asing dan kantor-kantor pemerintah berada, diserang oleh drone bermuatan bom.

AL-Kadhimi sendiri tidak menderita luka sedikit pun, tetapi beberapa pengawalnya dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.

Menurut penyiar televisi Al-Arabiya, drone diluncurkan dari pinggiran utara Baghdad sekitar sepuluh kilometer jauhnya dari "zona hijau." Sedikitnya tujuh orang terluka dalam serangan itu.

Al-Kadhimi, saat ini berusia 54 tahun, adalah mantan kepala intelijen Irak sebelum menjadi perdana menteri pada Mei tahun lalu. Dia dianggap oleh milisi dekat dengan AS, dan telah mencoba untuk menyeimbangkan antara aliansi Irak dengan AS dan Iran.

Tidak jelas siapa yang berada di balik serangan itu, juga tidak ada yang langsung mengaku bertanggung jawab. Namun, Khadimi yang telah mengantungi nama-nama pelaku berjanji akan menyeret mereka.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya