Berita

Pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing/Net

Politik

Nama Erick Thohir Bisa Melejit Jika Kasus PCR Hanya Isu Pembunuhan Karakter

MINGGU, 07 NOVEMBER 2021 | 18:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Isu bisnis PCR yang melibatkan sejumlah menteri justru berpotensi membuat nama Menteri BUMN Erick Thohir melejit jelang Pilpres 2024.

Pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing mengatakan bahwa sejauh ini dia belum mendengar Erick Thohir. Namun jika dianalisa berdasarkan potensi suatu saat ada keinginan maju, maka ada dua kemungkinan yang bisa terjadi.

“Kemungkinan pertama, kalau memang pengelolaan PCR ini ada penyimpangan, maka saya pikir orang-orang yang terkait tersebut akan mempunyai persepsi tidak baik dari publik,” urainya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Minggu (7/11).


Sementara kemungkinan kedua adalah sebaliknya. Jika Erick Thohir dalam kepemilikan saham di perusahaan yang mengelola PCR tidak terindikasi penyimpangan, maka namanya akan terdongkrak.

“Karena apa? Orang tersebut dinilai oleh publik sebagai political victim, atau korban politik atau pembunuhan karakter. Jadi, itu justru melejit. Karena diposisikan "teraniaya”,” tegasnya.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menegaskan bahwa Erick Thohir sudah tidak lagi aktif dalam bisnis Yayasan Adaro Bangun Energi, yang secara bisnis terafiliasi dengan PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI). Di satu sisi, saham Adaro dalam PT GSI hanya sebesar 6 persen.

Sementara berdasarkan data yang dihimpun Kementerian BUMN, jumlah PCR di Indonesia hingga saat ini mencapai 28,4 juta. Sementara GSI hanya di angka 700.000 atau 2,5 persen.

“Jadi 97,5 persen lainnya dilakukan pihak lain. Jadi kalau dikatakan bermain, kan lucu ya, 2,5 persen gitu,” ujarnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Ngobrol Serius dengan Kapolri

Senin, 19 Januari 2026 | 05:45

Legislator Golkar Tepis Keterlibatan Bahlil soal Sawit Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 05:25

Dokter Tifa: Keren Sekali Mobilnya, Bang Eggi!

Senin, 19 Januari 2026 | 04:59

Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

Senin, 19 Januari 2026 | 04:47

Kader Gerindra Papua Barat Daya Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 19 Januari 2026 | 04:27

Perbakin Lampung Incar Banyak Medali di PON 2028

Senin, 19 Januari 2026 | 03:59

Pendidikan Bukan Persekolahan

Senin, 19 Januari 2026 | 03:48

Maruarar Sirait Dicap Warganet sebagai Penyelamat Konglomerat

Senin, 19 Januari 2026 | 03:24

Narasi Bung Karno Lahir di Jombang Harus jadi Perhatian Pemkab

Senin, 19 Januari 2026 | 02:59

Dankodaeral X Cup 2026 Bidik Talenta Pesepak Bola Muda Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 02:45

Selengkapnya