Berita

Aktivis lingkungan, Greta Thunberg/Net

Dunia

Para Penguasa Terlalu Banyak "Bla Bla Bla", Greta Thunberg: Bukan Rahasia COP26 Telah Gagal

MINGGU, 07 NOVEMBER 2021 | 07:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) mengenai perubahan iklim yang diadakan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa di Glasgow atau COP26 tidak lain hanya diisi oleh buaian-buaian pidato indah tanpa aksi.

Aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg menyebut COP26 telah gagal dan bukan rahasia lagi.

"Ini adalah akibat tidak nyaman dari kegagalan berulang untuk krisis ini," kata Thunberg ketika berbicara di hadapan ribuan orang memenuhi George Square, London pada Jumat (5/11).


Thunberg menyebut COP26 tidak lebih seperti perayaan bisnis biasa selama dua pekan yang penuh dengan "bla, bla bla". Sementara dunia membutuhkan penanganan segera emisi tahunan, pemerintahan negara-negara maju di utara masih menolak untuk mengambil langkah.

“Dan pertanyaan yang sekarang harus kita tanyakan pada diri kita sendiri adalah 'apa yang kita perjuangkan?',” tanya Thunberg.

“Apakah kita berjuang untuk menyelamatkan diri kita sendiri di planet yang hidup? Atau apakah kita berjuang untuk mempertahankan bisnis seperti biasa? Hanya untuk mengatakan bahwa kita dapat memiliki keduanya," tuturnya.

Dalam prakteknya, Thunberg mengatakan hal itu tidak mungkin. Ia mengatakan orang-orang yang berkuasa dapat terus menjalani masalah mereka, fantasi mereka, seperti pertumbuhan abadi di planet yang terbatas dan solusi teknologi yang tiba-tiba muncul entah dari mana dan menghapus semua krisis ini begitu saja.

Thunberg mengatakan dunia tidak membutuhkan janji yang jauh dan tidak mengikat.

“Namun, hanya itu yang kami dapatkan," imbuhnya.

"Ini memalukan," tambahnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya