Berita

Sekjen Golkar Lodewijk Paulus/Net

Politik

Golkar Jagokan Letjen Eko Margiyono Gantikan Andika Sebagai KSAD

MINGGU, 07 NOVEMBER 2021 | 01:15 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) akan kosong jika nanti Jenderal TNI Andika Perkasa resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Panglima TNI.

Menurut Sekjen Golkar, Lodewijk Paulus, pemilihan KSAD dilakukan oleh Panglima TNI melalui persetujuan Presiden, adapun prosesnya dilakukan oleh Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).

“Panglima nanti memilih, tentunya nanti diajukan ke Presiden. Itu (prosesnya) ada Wanjakti,” kata Lodewijk Paulus kepada wartawan usai fit and proper test Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI di DPR RI, Sabtu (6/11).


Mantan Danjen Kopassus ini menjelaskan, posisi KSAD nantinya akan diisi oleh jenderal bintang tiga dan akan dipromosikan menjadi jenderal bintang empat. Di tubuh Angkatan Darat sendiri terdapat 16 jenderal yang menyandang tiga bintang di pundak.

Lodewijk menguraikan dari sisi kepangkatan. Dari 16 jenderal bintang tiga ini, dikatakan Lodewijk tinggal ditelaah dari tahun lulus Akademi Militer (Akmil). Misalnya, ia memberi contoh, angkatan 86, angkatan dari Marsekal Hadi Tjahjanto, rata-rata yang masa dinasnya sudah memasuki purna.

Lalu angkatan 87 Jenderal Andika Perkasa, yang rata-rata masa dinasnya tersisa satu tahun. Kemudian angkatan 88 seangkatan dengan KSAL Laksamana Yudo Margono dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo dengan sisa kedinasan dua tahun. Kemudian angkatan yang lebih muda ialah 89, satu letting dengan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Eko Margiyono.

Dari penjabaran dan gambaran angkatan dan masa dinas ini, menurut Lodewijk akan dilihat, apakah KSAD nantinya akan dipersipkan sebagai Panglima TNI ke depannya, atau tidak. Namun menurutnya, KSAD diberikan kepada perwira tinggi muda dari sisi angkatan.

“Nah sekarang yang muda siapa, lihat aja bintang 3, yang paling muda Pak Eko, Kasum. Kira-kira kalau gak salah dia sampai 2025, nah itu,” tandas Lodewijk.

Namun demikian, ia mengatakan tak mau mengintervensi pemilihan ini. Lantaran prosesnya sudah melakui Wanjakti.

“Tapi apakah dia yang terjaring, saya gak tahu, itu masalah internalnya Mabes TNI,” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya