Berita

Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Net

Politik

Tagline Akhlak Perlu Kembali Dibumikan di Internal BUMN

SABTU, 06 NOVEMBER 2021 | 13:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jargon "Akhlak" atau akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif yang dimiliki Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu terus disempurnakan.

Hal tersebut ditegaskan anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto yang menyoroti Keenterian BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir yang terus melakukan perbaikan.

Pada dasarnya, ia memberi apresiasi atas tagline Kementerian BUMN ini.


"Dari sisi konsep atau di atas kertas, tagline Akhlak sangat bagus dan cukup relevan," kata Darmadi kepada wartawan, Sabtu (6/11).

Hanya saja, slogan tersebut perlu benar-benar diimplementasikan dengan baik di lapangan. Apalagi, belakangan BUMN kerap diterpa isu tak sedap, salah satunya terkait kondisi perusahaan BUMN yang akan ditutup.

Politisi PDI Perjuangan ini mengingatkan, slogan Akhlak mestinya jadi pedoman jajaran BUMN dalam melaksanakan tugasnya.

"Akhlak itu nilai-nilai yang dianut. Shared value itu masuk dalam salah satu dari Mc Kinsey 7S Framework, keberhasilan BUMN mutlak juga harus diikuti 6S lainnya," jelas anggota Komisi VI DPR RI ini.

Oleh karenanya, ia berharap BUMN di bawah komando Erick Thohir ini harus membumikan nilai-nilai Akhlak ke semua perusahaan plat merah.

"Jangan sampai tagline akhlak jadi slogan tanpa implementasi yang konkret dan terukur," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya