Berita

Menparekraf Sandiaga Uno saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal/Ist

Presisi

Selesaikan Lahan Mandalika Tanpa Konflik, Sandiaga Beri Penghargaan Kapolda NTB-Danrem Wira Bhakti

JUMAT, 05 NOVEMBER 2021 | 18:04 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pembebasan lahan Sirkuit Mandalika oleh Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Mohammad Iqbal bersama Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dan Satgas percepatan penyelesaian masalah lahan yang  dilakukan dengan humanis berbuah manis.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memberikan penghargaan atas kekompakan dan kerja Irjen Mohammad Iqbal Cs membebaskan lahan Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit atau yang lebih dikenal Sirkuit Mandalika tanpa konflik dan juga tepat waktu.

Menurut Sandi, peyelesaiaan lahan tanpa adanya konflik ini memberi contoh nyata kualitas leadership kepemimpinan yang mengayomi dan merangkul.


“Kami ingin mengucapkan terima kasih, atas nama negara,” kata Sandi di Sirkuit Mandalika, Praya, Nusa Tenggara Barat, Jumat (5/11).

“Dan ini adalah proyek strategis yang banyak terkendala karena urusan lahan. Tapi bapak-bapak memberikan satu contoh kepemimpinan leadership, mengayomi, merangkul dan alhamdulillah ITDC Mandalika Internasional Sirkuit selesai tepat waktu," tambah Sandi.
 
 Menurut mantan Wagub DKI Jakarta itu, sumbangsih Kapolda NTB dan jajaran sangat luar biasa dalam permasalahan ini. Menurut dia banyak manfaat dengan selesainya sirkuit yakni tepat waktu, tepat manfaat dan tepat sasaran.

"Harapan kita memberikan peluang membuka lapangan kerja sehingga ekonomi kita bankit, masyarakat bisa bangkit dan masyarkat bisa berjkegiatan di tengah-tengah pandemi. Dan mudah-mudahan kesejahteraan masyarakat di Lombok Tengah dan NTB meningkat," tandasnya.

Selain dari Memparekraf, penghargaan juga diberikan oleh Direktur Utama PT ITDC, Abdulbar M Mansor. Tanpa satgas percepatan penyelesaian lahan yang digagas Iqbal, sirkuit dan penyelenggara balap internasional World Superbike dan Motor GP tidak akan pernah terwujud.

Abdulbar mengakui peran Kapolda NTB bersama Satgas dan Forkopimda sangat vital. Pasalnya, kata dia Sirkuit Mandalika tidak akan pernah berdiri jika tidak ada peran mereka, yang melakukan pendekatan humanis sehingga penyelesaian lahan seluas 6,4 hektar yang dihuni 120 masyarakat bisa selesai tanpa ada ekses.

"Ini tak akan terjadi dengan lancar tanpa peran Forkopimda terutama pak Kapolda dan jajarannya termasuk satgas serta Forkopimda NTB," tandasnya.

Sementara itu, Irjen Mohammad Iqbal menyampaikan kepada Sandiaga bahwa sejak Juli 2020 melakukan pendekatan preemtif approach kepada masyarakat dan pesan dari negara bahwa jangan sampai ada tindak sosial yang tinggal.

"Alhamdulillah Insya Allah satu tetes darah pun tidak ada yang jatuh di sana," kata Iqbal.

Sebagai insiator pembentukan satgas, mantan Wakapolda Jawa Timur ini menuturkan sudah menjadi tugas bersama (TNI-Polri) menjamin keamanan untuk  melindungi dan mengayomi. Dengan semangat itu bersama Danrem dan seluruh tim melakukan pendekatan humanis selama sembilan bulan tepatnya sejak Juni 2020 lalu.

"Alhamdulillah selesai tidak ada masalah. Pendekatan dari hati ke hati dengan pencerahan alhamdulillah selesai," tandas Iqbal.

Iqbal menegaskan seluruh masalah sudah selesai. Masalah pembayaran lahan sedang diselesaikan oleh negara dengan skema yang telah diatur. "Kalau ditanya perasaan saya dan pak Danrem bersyukur tetapi ini merupakan vitamin bagi saya, Pak Danrem dan seluruh tim,” pungkas Iqbal.

Selain Kapolda dan Danrem 162/Wira Bhakti, mereka yang mendapat pengargaan dari Menparekraf antara lain Kabid Propam Polda NTB Kombes Awan Hariono, Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho.

Kemudian Dandim Lombok Tengah Letkol I Putu Tangkas Wiratawan, Karoops Polda NTB, Kombes Imam Thobroni, Dirintelklam Polda Lampung Kombes Susilo Rahayu Irianto, Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto, Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Kanit I Ditpamobvit AKP Joko Tamtomo.

Lalu Kasubbag Umum dan Humas Kanwil BPN NTB, M Shaleh Basyarah, Koordinator Pada Kejati NTB Agus Chandra, Kasi Pertimbangan Kejati Ihsan Asri, Kasi Pengamanan Pembangunan Strategis Dedy Delianto, Kabag Produk Hukum Kab/Ko se-NTB Aang Rizalsamroni, Kasubag Naskah Hukum Yuda Prawira dan Kasubag TU Ari Wahyuddin.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya