Berita

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi/RMOLSumut

Politik

Edy Rahmayadi Emosi Dapat Informasi Proyek Jalan "Asal Jadi"

JUMAT, 05 NOVEMBER 2021 | 15:09 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengerjaan proyek peningkatan struktur Jalan Provinsi Ruas Parsoburan-Batas Labuhanbatu Utara di Kabupaten Toba membuat Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi emosi karena terkesan asal jadi.

Ia memastikan akan meminta pertanggungjawaban kepada pihak yang terlibat dalam pengerjaan proyek bernilai Rp 24,1 miliar tersebut jika hasilnya tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

"Ini harus ditindak," kata Gubernur Edy diberitakan Kantor Berita RMOLSumut, Jumat (5/11).


Edy berujar, pembangunan infrastruktur di Sumut merupakan fokus yang ditujukan untuk kemakmuran masyarakat. Karena itu, siapa pun pihak yang tidak mendukung upaya ini harus dilawan.

"Enggak ada ampun soal yang begini. Untuk rakyat harus kita ini," tegasnya.

Mantan Pangkostrad ini sebelumnya sempat terlihat bingung saat wartawan memintai komentarnya terkait pengerjaan jalan yang pada plang pengumumannya tertulis dikerjakan oleh PT Eratama Putra Prakarsa dengan konsultan supervisi CV Prima Rancang dengan sumber dana dari APBD Sumatera Utara.

"Terima kasih informasinya. Kalau boleh, kau kasih gambarnya sama saya," pungkasnya.

Persoalan proyek Jalan Parsoburan-Batas Labura tersebut mencuat setelah warga mengkritik kualitas yang dinilai buruk dengan mengunggah di media sosial.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Bambang Pardede saat dikonfirmasi membenarkan terkait kondisi jalan tersebut. Ia bahkan mengaku sudah menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan uji petik kualitas pengerjaan.

Tim yang diturunkan ke lapangan merekomendasikan beberapa hal, seperti perhitungan ulang ketebalan karena belum sesuai volume yang direncanakan. Kemudian perintah pembongkaran aspal yang tidak sesuai mutu sekaligus perbaikannya serta pembongkaran saluran drainase.

Namun belum diketahui apakah rekomendasi tersebut sudah dijalankan atau belum, sebab Bambang yang ditemui usai rapat evaluasi OPD di Rumah Dinas Gubernur menolak untuk memberikan komentar lanjutan.

"Saya buru-buru," katanya kepada wartawan sembari berlalu ke mobilnya, Kamis (5/11).

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya