Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Pengamat: PAN Justru Untung Belum Dapat Jatah Menteri

JUMAT, 05 NOVEMBER 2021 | 14:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Amanat Nasional (PAN) masih menunggu kocokan kabinet pasca memutuskan masuk ke koalisi pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin.

Lumrahnya, sebagai partai politik yang baru bergabung dengan koalisi akan mendapatkan setidaknya satu kursi kabinet. Namun hingga saat ini partai pimpinan Zulkifli Hasan belum mendapat sinyal tersebut dari presiden.

Dalam pandangan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, kursi kabinet bagi PAN hanya soal waktu kapan akan diberikan kepala negara.


"Jatah kursi PAN tinggal menunggu waktu saja," kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (5/11).

Justru, kata Adi, dengan diulurnya pengumuman kursi kabinet akan menguntungkan PAN. Setidaknya, menghindari pandangan publik bahwa PAN bergabung ke pemerintah hanya untuk cari jabatan.

"Malah bagus kalau kursi menteri PAN agak sedikit lama diumumkan untuk menghilangkan kesan PAN pragmatis masuk koalisi," pungkasnya.

PAN sendiri sebelumnya mengakui telah menyodorkan nama untuk bisa dipertimbangkan menjadi menteri Presiden Joko Widodo. Hal tersebut bahkan diakui langsung oleh Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang menyodorkan nama Ketua Badan Kehormatan PAN, Soetrisno Bachir.

"Oh dulu pernah (dikomunikasikan)," ujar Zulhas di Kantor DPP PAN, Mampang, Selasa lalu (26/10).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya