Berita

Fahri Hamzah dan Fadli Zon/Net

Politik

Respon Fahri Hamzah Soal Alasan Fadli Zon Tidak Kritik Prabowo

JUMAT, 05 NOVEMBER 2021 | 14:03 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah merespon soal koleganya Fadli Zon yang dikenal sangat kritis terhadap pemerintah namun tidak pernah mengkritik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Fahri kemudian coba menerka mengapa Fadli Zon hingga saat ini sama sekali tidak melancarkan kritik kepada Prabowo.

“Kira2 begini: Bagi fadli: lebih besar resiko kritik prabowo dari pada jokowi. Bagi prabowo: lebih baik fadli kritik prabowo daripada jokowi. Bagi jokowi: lebih baik fadli kritik prabowo daripada sebaliknya,” kata Fahri melalui akun Twitternya, Jumat (5/11).

Namun menurutnya, lebih baik Prabowo Subianto memerintahkan Fadli Zon agar masuk ke dalam pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

Namun menurutnya, lebih baik Prabowo Subianto memerintahkan Fadli Zon agar masuk ke dalam pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

“Bagi kita: lebih baik prabowo suruh fadli masuk kabinet jokowi,” tandas Fahri.

Sebelumnya, Fadli Zon menjelaskan alasannya tidak mengkritik Prabowo Subianto padahal dirinya selama ini sangat dikenal kritis.
Fadli Zon mengakui tidak bosnya di Partai Gerindra itu lantaran dianggap berkinerja bagus.

Menurut Fadli, apa yang dilakukan oleh Prabowo sejauh ini tidak ada masalah justru dapat dibilang bagus sehingga dia tak perlu melakukan kritik. Banyak keputusan atau kiberja Prabowo yang baik untuk Indonesia

"Persoalannya sejauh ini langkah-langlah Kementerian Pertahanan bagus," kata Fadli alam tayangan YouTube di akun Refly Harun, Jumat, (5/11).




Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya