Berita

Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Paus Fransiskus/Net

Dunia

Paus Fransiskus Jamu Presiden Mahmoud Abbas di Vatikan, Bahas Solusi Dua Negara untuk Palestina

JUMAT, 05 NOVEMBER 2021 | 09:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Paus Fransiskus menerima kunjungan dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Istana Apostolik, Vatikan pada Kamis (4/11).

Keduanya membahas pentinganya memulai kembali dialog langsung untuk mencapai solusi dua negara dengan Israel, seperti yang dilaporkan eurasianews.

Dikutip dari kantor berita Otoritas Nasional Palestina, Wafa, Abbas memberi penjelasan kepada paus tentang pentingnya bersama-sama menghadapi upaya untuk merebut properti Palestina dan properti gereja, termasuk melalui penjualan palsu, khususnya di Kota Tua Yerusalem.


Selain bertemu Paus, Abbas juga bertemu dengan Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin dan Uskup Agung Paul Gallagher yang setara dengan menteri luar negeri.

"Selama pembicaraan ramah di Sekretariat Negara, kebutuhan untuk mempromosikan persaudaraan manusia dan hidup berdampingan secara damai di antara berbagai agama diakui," kata pernyataan Vatikan.

Menurut Vatikan, sekretariat negara menegaskan kembali bahwa Yerusalem harus diakui sebagai “tempat pertemuan dan bukan konflik,” dan bahwa statusnya sebagai “Kota Suci untuk ketiga agama Ibrahim” harus dipertahankan.

“Berkenaan dengan proses perdamaian antara Israel dan Palestina, ditekankan bahwa sangat penting untuk mengaktifkan kembali dialog langsung untuk mencapai solusi dua negara, juga dengan bantuan upaya yang lebih giat dari komunitas internasional," tambah pernyataan tersebut.

Pertemuan itu terjadi seminggu setelah Israel menyetujui sekitar 3.000 rumah pemukim baru di Tepi Barat yang diduduki.

Menurut Vatican News, pertemuan itu adalah pertemuan keenam Paus dengan Abbas di Vatikan. Keduanya bertemu untuk pertama kalinya dalam doa untuk perdamaian di Taman Vatikan bersama dengan Presiden Israel saat itu Shimon Peres.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya