Berita

Anggota DPRD DKI Jakarta Sutikno/Net

Politik

Legislator PKB Pertanyakan Denda Tilang Rp 500 Ribu Pelanggar Emisi Gas Buang

KAMIS, 04 NOVEMBER 2021 | 22:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Denda tilang senilai Rp 500 ribu untuk kendaraan roda empat dan Rp 250 ribu bagi kendaraan roda dua jika mengabaikan kebijakan Pergub 66/2020 terkait penciptaan langit biru Jakarta dengan mengatur emisi gas buang dari kendaraan disorot anggota DPRD DKI Jakarta.

“Nominal dua ratus lima puluh dan lima ratus ribu itu dari mana, di Pergub 66/2020 tidak diatur dan di Perda DKI Jakarta 5/2014 juga tidak mengatur itu,” kata anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB Sutikno, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/11).

Lebih lanjut Sutikno meminta agar Pemda melakukan evaluasi dan kaji ulang, karena kedua kebijakan itu baik Pergub 66/2020 dan Perda 5/2014 hanya mengatur denda parkir senilai lima ribu rupiah.


“Kita tolak, dan kita minta ada evaluasi karena jelas-jelas kedua kebijakan itu hanya ada denda parkir tertinggi senilai lima ribu rupiah , bukan denda tilang 250 dan 500 ribu,” ujar Sutikno.

Lebih lanjut kata legislator asal daerah pemilihan Jakarta Selatan itu menilai Pergub 66/2020 baik dan ramah untuk lingkungan.

“Pergub itu prinsipnya baik untuk lingkungan, namun yang menjadi catatan saya adalah ketika akan ada pemberlauan denda tilang,  itu yang harus di evaluasi karena memberatkan masyarakat,” ungkap Sutikno,

Pengkajian ulang Pergub 66/2020 ini, menurut Sutikno harus dilakukan selain merugikan masyarakat, juga sudah melanggar ketentuan hukum.
“Fraksi PKB menolak dan kita dorong agar ada revisi, ini bikin masyarakat resah loh,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarata telah menyediakan layanan uji emisi untuk kendaraan bermotor bersama pihak swasta di beberapa titik.

Penerapan itu sebagai upaya yang dilakukan untuk mendukung implementasi Peraturan Gubernur (Pergub) 66/2020 mengenai penciptaan langit biru Jakarta dengan mengatur emisi yang dihasilkan dari kendaraan.
 
Untuk kendaraan yang mengabaikan kebijakan ini akan dikenakan sanksi mulai 13 November mendatang, seperti pengenaan tarif parkir tertinggi sampai dengan denda tilang Rp 250.000 untuk motor dan Rp 500.000 untuk mobil.

Berdasarkan data Ditlantas Polda Metro Jaya, hingga saat ini jumlah kendaraan bermotor yang sudah melaksanakan atau lulus uji emisi masih di bawah 10 persen.

“ini artinya Masyarakat juga tidak merespon ini dengan baik, bisa jadi soal minimnya sosialisasi dan ke engganan karena denda itu tadi,” pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya