Berita

Tiga underbow PPP, AMK, GMPI, dan GPK saat menyambangi kantor AMPI yang merupakan underbow Partai Golkar/Repro

Politik

AMK-AMPI Sepakat Berkolaborasi Garap Potensi Pemuda

KAMIS, 04 NOVEMBER 2021 | 21:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peranan pemuda untuk pembangunan bangsa diperkuat Angkatan Muda Kabah (AMK), Gerakan Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) dan Gerakan Pemuda Kabah (GPK), dengan melakukan kerja sama program bersama sejumlah pihak.

Tiga Underbow Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut membangun kolaborasi dengan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang merupakan underbow Partai Golkar.

Sejumlah kader AMK yang dipimpin Ketua Umum AMK, Rendhika D Harsono dan Bendahara Umum, Rina Fitri, menyambangi kantor sekretariat AMPI di Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (3/11).


Dalam pertemuan tersbeut turut hadir Sekjen GMPI Rizkyansyah, Wakil Sekjen GPK dan Sekretaris Wilayah DPW PPP DKI Najmi Mumtaza. Mereka disambut Ketua Umum AMPI, Dito Ariotedjo.

Rendhika D Harsono mengatakan pertemuan-pertemuan seperti ini adalah dalam rangka memperkuat solidaritas dan membuka kemungkinan terjadinya kerja sama antar organisasi.

Pertemuan seperti ini menawarkan gagasan-gagasan kolaboratif dan memperkuat persatuan organisasi pemuda lintas partai," kata Rendhika D Harsono kepada wartawan pada Kamis (4/11).

Diharapkan Rendhika, dengan kolaborasi organisasi pemuda lintas partai akan tercipta ide-ide segar, yang kemudian diaplikasikan dalam sebuah program bersama. Dengan begitu akan membuka ruang bagi generasi milenial dan centennial untuk berkeativitas.

"Kami ingin organisasi pemuda mampu memberikan dampak yang lebih konkret kepada generasi muda, generasi milenial dan generasi Z. Maksud dari silaturahmi seperti ini juga mengurangi tensi persaingan," tuturnya.

AMK sendiri, kata Rendhika, telah melakukan re-branding dengan memberikan ruang untuk para pemuda Muslim, kaum profesional, pekerja di dunia kreatif, dan pengusaha untuk bergabung dan meredefinisi gerakan organisasinya.

Ditegaskannya, di era disrupsi ini organisasi juga harus beradaptasi mengikuti tantangan zaman.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya