Berita

Komandan senior Taliban, Molavi Hamdullah/Net

Dunia

Serang RS Militer Kabul, ISIS Bunuh Komandan Senior Taliban

RABU, 03 NOVEMBER 2021 | 12:49 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Salah seorang komandan senior Taliban, Molavi Hamdullah dilaporkan menjadi salah satu korban jiwa dalam serangan ISIS ke Rumah Sakit Sardar Mohammad Dawood Khan di Kabul pada Selasa (2/11).

Laporan itu disampaikan oleh Aamaj News, namun belum mendapatkan konfirmasi dari pihak Taliban.

Hamdullah merupakan salah satu komandan Taliban pertama yang memasuki Istana Kepresidenan ketika mereka merebut Kabul pada pertengahan Agustus lalu, setelah mantan Presiden Ashraf Ghani melarikan diri.


Sebelumnya, jurubicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan tujuh orang meninggal dunia dalam serangan ISIS ke RS militer terbesar di Afghanistan itu, termasuk seorang anak dan dua perempuan. Sementara lima orang lainnya terluka.

Mujahid menyebut serangan diawali dengan ledakan kuat di pintu masuk rumah sakit, kemudian ledakan kedua muncul di dalam rumah sakit.

Lima penyerang kemudian menyerbu gedung utama, mereka berusaha menargetkan dokter dan pasien. Kendati begitu, pasukan khusus Taliban dengan cepat menggagalkan upaya tersebut dan terjadi baku tembak selama sekitar 15 menit yang membunuh semua penyerang.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya