Berita

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Italia, Mario Draghi/Net

Politik

Disambut Publik, Presidensi G20 Diyakini akan Mendorong Pemulihan Ekonomi

SELASA, 02 NOVEMBER 2021 | 18:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Status Indonesia sebagai presidensi G20 pada tahun 2022 mendatang banyak diapresiasi publik usai diterima secara resmi oleh Presiden Joko Widodo dari Perdana Menteri Italia, Mario Draghi pada sesi penutupan KTT G-20 Roma di Italia, Minggu lalu (31/10).

Dukungan tersebut tercermin dalam ramainya keyword 'Jokowi Ketua Presidensi G20’ dan hastag #KTTG20 di Twitter, Selasa (2/10).

Warganet menilai, kesuksesan pemerintah menjadi presidensi G20 akan berdampak positif pada ekonomi dalam negeri.


"Jokowi Ketua Presidensi G20, Hashtag #KTTG20 Trending di Twitter. Presidensi G20 di Indonesia akan mendorong upaya bersama untuk pemulihan ekonomi dunia dengan tema besar 'Recover Together, Recover Stronger'," tulis akun Twitter @tinpkel.

Kedudukan Indonesia menjadi pemimpin negara-negara ekonomi utama atau G20 tahun depan juga menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat.

“Indonesia secara resmi menjadi pemimpin kelompok negara-negara ekonomi utama atau Kelompok G20 selama satu tahun ke depan untuk pertama kalinya. Keren! Jokowi Ketua Presidensi G20 #KTTG20,” tulis akun @ekaracka.

Hal senada juga disuarakan tokoh Nahdlatul Ulama Muda, Mohamad Guntur Romli. Ia mengatakan, Presiden Jokowi siap menyambut pemimpin dunia di Bali untuk pertemuan G20 selanjutnya tahun 2022.

“Pegang Presidensi G20, Jokowi siap sambut pemimpin dunia di hamparan pantai Bali,” tulis Guntur Romli.

Adapun penyerahan estafet presidensi G20 dilakukan di Italia. Secara simbolis, Perdana Menteri Italia Mario Draghi menyerahkan palu kepada Presiden Jokowi.

"Saya sampaikan selamat kepada Italia yang telah sukses menjalankan presidensi G-20 di tahun 2021. Indonesia merasa terhormat untuk meneruskan presidensi G-20 di tahun 2022," kata Jokowi dalam kesempatan tersebut.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya