Berita

Dutabesar Republik Korea untuk ASEAN, Lim Sungnam ketika membuka International Webinar bertema "ASEAN-Korea Cooperation Onwards: Outlining ROK's Advanced Policy in ASEAN" yang digelar oleh Korean Center of RMOL secara hybrid dari Roemah Djan, Jalan Talang, Jakarta Pusat pada 2 November 2021/RMOL

Dunia

Sejak NSP Diumumkan, Hubungan ASEAN-Korsel Makin Mesra

SELASA, 02 NOVEMBER 2021 | 18:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Selama empat tahun terakhir, hubungan Korea Selatan dan ASEAN mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yang dimulai dengan dikenalkannya New Southern Policy (NSP) atau Kebijakan Baru ke Arah Selatan.

NSP dideklarasikan oleh Presiden Korea Selatan Moon Jaein ketika berkunjung ke Jakarta pada 2017. Kebijakan itu bertujuan meningkatkan hubungan antara Korea Selatan dan ASEAN serta India, sehingga bisa setara dengan mitra tradisional Seoul seperti China, Amerika Serikat, Jepang, dan Rusia.

"Sejak saat itu, hubungan ASEAN-Korea telah meningkat secara signifikan," kata Dutabesar Republik Korea untuk ASEAN, Lim Sungnam ketika membuka International Webinar bertema "ASEAN-Korea Cooperation Onwards: Outlining ROK's Advanced Policy in ASEAN" yang digelar oleh Korean Center of RMOL secara hybrid dari Roemah Djan, Jalan Talang, Jakarta Pusat, Selasa (2/11).


Kedekatan antara ASEAN dan Korea Selatan itu juga sangat terlihat selama pandemi Covid-19. Salah satunya dari total angka perdagangan antara ASEAN dan Korea Selatan yang mencapai 144 miliar dolar AS pada 2020, atau setara dengan tingkat sebelum pandemi.

"Korea telah tumbuh menjadi mitra dagang terbesar keempat ASEAN, sementara ASEAN menjadi rekan terbesar kedua bagi Korea," lanjutnya.

Saat ini, Dubes Lim mengatakan, seiring dengan rencana untuk membuka kembali destinasi-destinasi wisata di ASEAN, termasuk Bali, diharapkan pertukaran orang kedua belah pihak bisa kembali pulih secepatnya.

Selama pandemi sendiri, ia melanjutkan, Korea Selatan dan ASEAN telah banyak bekerja bersama. Bahkan Korea Selatan mengeluarkan NSP Plus yang fokus pada kerjasama kesehatan publik untuk menangani pandemi.

Tahun ini, Korea Selatan telah memberikan kontribusi senilai 5 juta dolar AS kepada ASEAN Response Fund untuk membantu negara-negara anggota menangani pandemi. Angka itu bertambah dari 1 juta dolar AS pada tahun lalu.

Korea Selatan juga memberikan bantuan kemanusiaan senilai 3 juta dolar AS kepada Myanmar, termasuk 1 juta dolar AS yang diberikan melalui ASEAN untuk menangani kendala sosial-ekonomi yang terjadi.

"Kontribusi ini merupakan komitmen kuat Korea untuk mempererat kemitraan dengan ASEAN melalui NSP Plus, yang diapresiasi oleh negara-negara anggota ASEAN," jelas Dubes Lim.

Melalui KTT ke-22 ASEAN-Korea Selatan pada pekan lalu, para pemimpin telah menyepakati "Joint Statement of the 22nd ASEAN-Republic of Korea Summit on Advancing ASEAN-Republic of Korea Cooperation for People-centered Community of Peace and Prosperity".

Melalui pernyataan bersama ini, para pemimpin mencatat perkembangan positif dan pencapaian dari kerjasama ASEAN-Korea Selatan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya