Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/Net

Kesehatan

Menkes Pastikan Stok Vaksin Sebulan ke Depan Aman

SENIN, 01 NOVEMBER 2021 | 16:16 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dari 252 juta dosis vaksin yang ada, 241 diantaranya telah terdistribusi dengan baik ke berbagai Kabupaten/Kota di Indonesia.

Demikian dikatakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat memastikan ketersediaan stok vaksin Covid-19 untuk satu bulan ke depan, dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (1/11).

"Kita miliki sekarang ada 252 juta dosis di mana 241 juta sudah didistribusikan ke provinsi, kabupaten dan kota. Dari 241 juta ini sudah terpakai 194 juta," kata Budi.


Dengan penggunaan tersebut, kata Menkes Budi, maka saat ini terdapat sekitar 47 juta dosis vaksin COVID-19 yang menjadi stok di kabupaten/kota. Menkes menegaskan bahwa jumlah tersebut cukup untuk menjadi cadangan untuk satu bulan ke depan.

Menurutnya, laju penyuntikan vaksinasi Covid-19 saat ini adalah sekitar 50 juta dosis suntikan untuk lima pekan.

"Jadi masih cukup stok yang ada di kabupaten/kota, provinsi untuk satu bulan ke depan," ucap Budi.

Dalam kesempatan tersebut Menkes juga memastikan bahwa pemerintah akan terus melakukan pengawasan implementasi protokol kesehatan jelang periode Natal dan Tahun Baru pada akhir tahun.

Langkah penerapan ketat protokol kesehatan itu dilakukan untuk memastikan tidak ada lonjakan kasus baru usai periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), apalagi mengingat kasus Covid-19 di Indonesia tengah mengalami penurunan.

Hal itu juga penting karena pada tahun depan Indonesia akan menjadi tuan rumah beberapa acara internasional, termasuk COP4 Minamata dan KTT G20 yang akan diadakan di Bali pada tahun depan.

"Protokol kesehatan ini menjadi penting karena mumpung Indonesia sedang turun (kasus Covid-19) sekarang, kita ingin memastikan bahwa implementasi protokol kesehatan bisa kita lakukan dengan sebaiknya agar tidak terjadi lonjakan lagi terutama nanti menghadapi Nataru," kata Menkes Budi.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya