Berita

Petugas pengontrol Covid-19 di Beijing/Net

Dunia

Covid Muncul di Belasan Provinsi China, Beijing Peringatkan Warganya Tidak Tinggalkan Kota

SENIN, 01 NOVEMBER 2021 | 16:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gelombang baru Covid-19 yang melanda sejumlah wilayah China, termasuk Beijing, telah memaksa Komisi Kesehatan mengeluarkan peringatan agar warganya tidak meninggalkan kota. Peringatan tersebut berlaku mulai pekan ini, kecuali untuk kepentingan mendesak.

Pemerintah juga meminta warga yang belum kembali ke Beijing untuk menunda jadwal kepulangan mereka.  

"Jika ada waktu dan ruang yang tumpang tindih dengan jadwal perjalanan kasus yang dilaporkan, harap segera laporkan jadwal perjalanan Anda ke unit kerja komunitas (desa) dan hotel, tetap dalam isolasi diri dan bekerja sama dengan berbagai tindakan pengendalian," kata Komisi Kesehatan Beijing, seperti dikutip dari Global Times, Senin (1/11).


"Orang-orang yang belum kembali ke Beijing harus menunda jadwal kepulangan mereka dan bekerja sama dengan tindakan pencegahan dan pengendalian setempat," lanjutnya.

Sejauh ini wabah Covid-19 terbaru telah mempengaruhi setidaknya 16 wilayah tingkat provinsi di daratan China.

Mereka yang belum kembali ke Beijing, harus melakukan tindakan perlindungan pribadi yang baik dan memperhatikan informasi epidemi di wilayahnya berada saat itu, kata komisi itu.

Bagi mereka yang berada di antara kelompok berisiko tinggi, harus tinggal di dalam rumah dan melakukan tes asam nukleat sesuai dengan persyaratan. Mereka harus melaporkan keadaanya selama di bawah pengawasan medis dan mencari pertolongan medis jika diperlukan.

Beijing melaporkan nol kasus baru pada Minggu (31/10). Meskipun demikian, otoritas kesehatan mengingatkan masyarakat untuk memperkuat pemantauan kesehatan mereka sendiri.

“Jika demam, batuk, dan gejala lainnya, jangan makan bersama atau berpartisipasi dalam pesta pergi ke klinik demam rumah sakit terdekat sesegera mungkin, jangan minum obat sendiri, agar tidak menunda kesempatan pengobatan," kata komisi itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya