Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Intelijen AS Keluarkan Laporan Asal-usul Covid-19, China: Kebohongan Ini Bisa Memakan Lebih Banyak Korban Jiwa

MINGGU, 31 OKTOBER 2021 | 15:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) telah terobsesi dengan manipulasi politik terkait asal-usul Covid-19 dan dapat merusak upaya global dalam memerangi pandemi.

Begitu yang dikatakan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada Minggu (31/10), seperti dikutip Sputnik.

"Pada bulan Agustus, ketika layanan khusus AS menerbitkan versi singkat dari laporan yang tidak diklasifikasikan tentang apa yang disebut penelitian asal Covid-19, pihak China sangat menentangnya. Kebohongan yang diulang ribuan kali masih tetap kebohongan," kata Wang.


Wang juga menambahkan, fakta bahwa dinas khusus terlibat dalam penelitian membuktikan bahwa masalah ini dipolitisasi.

"Ini dapat lebih membahayakan komunitas ilmiah global di bidang penelitian asal Covid-19, merusak kerja sama internasional dalam memerangi pandemi, dan menyebabkan lebih banyak korban manusia," jelasnya.

Pada Jumat (29/10), Kantor Direktur Intelijen Nasional AS mengeluarkan laporan yang menguraikan dua kemungkinan asal virus corona, yang alami dan yang terkait dengan laboratorium.

Komunitas intelijen AS menganggap kedua opsi itu masuk akal, tetapi tidak percaya bahwa Covid-19 dikembangkan sebagai senjata biologis.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya