Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi/Net

Dunia

Di KTT G20, PM Modi Janji India Siap Produksi 5 Miliar Dosis Vaksin Covid-19 untuk Dunia

MINGGU, 31 OKTOBER 2021 | 12:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India siap untuk memproduksi lebih dari 5 miliar dosis vaksin Covid-19 pada akhir tahun depan untuk membantu dunia memerangi pandemi.

Janji itu dideklarasikan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi selama sesi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Roma, Italia pada Sabtu (30/10).

Menurut Menteri Luar Negeri Harsh Vardhan Shringla selama briefing bersama wartawan, Modi menyoroti peran India dalam menyediakan pasokan medis ke lebih dari 150 negara.


Dalam hal ini, Modi menekankan pentingnya visi "Satu Bumi, Satu Kesehatan" yang menjadi landasan upaya kolaboratif dunia untuk memerangi pandemi Covid-19.

"Ini melibatkan kolaborasi dalam penelitian dan pengembangan, kolaborasi lintas bidang dalam mengembangkan mekanisme yang dapat mengatasi pandemi di masa depan dan masalah kesehatan global di masa depan," kata Shringla, seperti dikutip India Narrative.

Modi juga mengemukakan fakta bahwa terlepas dari tantangan, India terus menjadi mitra tepercaya dalam konteks rantai pasokan yang andal selama pandemi.

"Kami siap memproduksi lebih dari 5 miliar dosis vaksin pada akhir tahun depan," kata Shringla, mengutip pidato Modi.

"Ini jelas akan tersedia tidak hanya untuk warga kita tetapi seluruh dunia dan ini adalah kontribusi kita sendiri untuk mengurangi ketidaksetaraan vaksin, terutama di negara berkembang," tambahnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya