Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Hampir Usir Dubes AS, Erdogan Akan Disemprot Biden di Sela-sela KTT G20

MINGGU, 31 OKTOBER 2021 | 08:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dilaporkan akan memberikan peringatan kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk menghindari krisis hubungan di antara kedua negara.

Menurut seorang pejabat AS pada Sabtu (30/10), Biden akan bertemu dengan Erdogan pada Minggu (31/10) di sela-sela KTT G20 di Roma, Italia.

"Tentu saja presiden akan menunjukkan bahwa kita perlu menemukan cara untuk menghindari krisis seperti itu ke depan dan tindakan cepat tidak akan menguntungkan kemitraan dan aliansi AS-Turki," kata pejabat AS itu kepada wartawan, seperti dikutip Reuters.


Dalam pertemuan itu, Biden akan menyoroti tindakan Erdogan yang memerintahkan 10 perwakilan, termasuk dutabesar AS, untuk dinyatakan persona non grata karena mengupayakan pembebasan dermawan Osman Kavala yang dipenjara. Meski begitu, Erdogan kemudian mencabut ancaman untuk mengusir mereka.

Pejabat itu mengatakan pertemuan antara kedua pemimpin mungkin tidak akan terjadi jika Erdogan mengusir duta besar AS. Tapi masalah itu telah diselesaikan, setidaknya untuk saat ini.

Selain itu, Biden juga akan membahas permintaan Turki untuk membeli jet tempur F-16. Anggota parlemen AS telah mendesak pemerintah Biden untuk tidak menjual F-16 ke Turki dan mengancam akan memblokir ekspor itu dengan alasan bahwa Turki telah membeli sistem pertahanan rudal Rusia dan berperilaku seperti musuh.

Turki telah mengajukan permintaan ke AS untuk membeli 40 F-16 buatan Lockheed Martin dan hampir 80 kit modernisasi untuk pesawat tempur yang ada.

Aliansi antara Amerika Serikat dan Turki, keduanya anggota NATO, telah mendapat tekanan dalam beberapa tahun terakhir karena perbedaan kebijakan di Suriah, pembelian pertahanan rudal S-400 Rusia oleh Turki, dan hak asasi manusia.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya