Berita

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto dalam diskusi daring Jakarta Journalist Center/Repro

Politik

Cak Nanto: Pemuda adalah Harapan Bangsa, Bukan Jadi Masalah Bagi Negara

SABTU, 30 OKTOBER 2021 | 17:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemuda Indonesia harus optimistis dan percaya diri menghadapi Revolusi Industri 4.5. Para pemuda juga diharapkan bisa membuktikan diri bisa bersaing dengan pemuda-pemuda lainnya dari berbagai negara.

"Jadi (pemuda Indonesia) optimis dan membuktikan diri. Anak muda itu harapan, bukan menjadi masalah bagi negara," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto dalam diskusi daring yang diselenggarakan Jakarta Journalist Center, Jakarta, Sabtu (30/10).

Ia melanjutkan, perjuangan pemuda saat ini dengan 93 tahun lalu berbeda. Dulu, para pemuda berjuang menggunakan bambu runcing untuk melawan penjajah. Saat ini, yang menjadi tantangan pemuda adalah persaingan global di tengah derasnya arus budaya dan informasi dari luar.


"Kini (pejuangan pemuda) tidak bisa dilakukan model lama. Anak muda memiliki spirit tinggi dan diharapkan menjadi salah satu tonggak masa depan. Semangat ke-Indonesian terus tumbuh dan menjadi kekuatan," tegasnya.

Masih dalam diskusi yang sama, Ketua Karang Taruna Papua Barat, Armando Rilon Idorway menyebut pemuda Indonesia harus tetap belajar cinta kepada Tanah Air. Hal inilah yang sudah dilakukan pemuda Karang Taruna Papua Barat untuk tetap mengajarkan cinta terhadap Indonesia.

"Kami melakukan kegiatan politik kebangsaan bekerja sama dengan Polda dan Pangdam. Wawasan kebangsaan dan cinta NKRI. Lakukan kegiatan positif membangun Papua dalam bingkai NKRI," tandasnya.

Dalam diskusi tersebut, turut hadir pula Andi Wahyudin dari Pandawa Nusantara dan perwakilan anak muda Indonesia berprestasi yang sedang kuliah di Chongqing University Tiongkok, Kaula Fahmi.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya