Berita

Webinar Gerakan Muda Visioner bertema Refleksi Sumpah Pemuda: Peran Pemuda Dalam Menyukseskan Herd Immunity/Repro

Politik

Sesuai Semangat Pahlawan, Kolaborasi Pemuda Melawan Pandemi adalah Keniscayaan

JUMAT, 29 OKTOBER 2021 | 17:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sumpah Pemuda harus benar-benar dihayati para pemuda sebagai perjalanan sejarah yang sangat penting dalam membentuk jati diri bangsa.

Apalagi, Sumpah Pemuda adalah ikrar yang diucapkan oleh para pemuda Indonesia yang datang dari berbagai macam latar belakang di masa lalu.

"Ini momen yang sangat penting karena rasa kebangsaan ini ada di tingkat gagasan, sifatnya abstrak. Ia adalah suatu elemen penting dan punya dimensi simbolik yang sangat luar biasa," kata Direktur Eksekutif Gerakan Muda Visioner (Gemuvi), Teofilus Mian Parluhutan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/10).


Saat ini, bangsa Indonesia sedang dihadapkan dengan tantangan melawan pandemi Covid-19. Dalam momentum Sumpah Pemuda, para generasi bangsa didorong untuk berkolaborasi dengan seluruh elemen, termasuk pemerintah untuk mengatasi pandemi.

Menurut Ketua KNPI DKI, Ronny Bara Pratama, kolaborasi pemuda melawan pandemi juga sesuai dengan slogan yang diusung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni Jakarta sebagai kota kolaborasi.

"Kolaborasi adalah keniscayaan. Menghadapi pandemi bukan saja menjadi tugas pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat yang di dalamnya ada pemuda," ujar Ronny.

Gerakan Muda Visioner sendiri sebelumnya menggelar webinar dengan mengangkat tema “Refleksi Sumpah Pemuda: Peran Pemuda Dalam Menyukseskan Herd Immunity” beberapa waktu lalu.

Dalam webinar tersebut, turut hadir Ketua GMNI DKI Jakarta, Edgar Jhosua Silalahi; Ketua KNPI DKI, Ronny Bara Pratama; Sekertaris Jendral Bakornas Fokusmaker, Azka Aufary Ramli; dan Koordinator Nusantara Pulau Jawa BEM Nusantara, Marzuki Toekan.

“Saya berharap momentum Sumpah Pemuda jadi pemicu pemuda-pemudi di seluruh Indonesia, khususnya DKI Jakarta untuk bersama-sama dan saling membantu dalam menghadapi pandemi," demikian Ronny Bara.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya