Berita

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dan Bupati Sekadau, Aron/Net

Politik

Bupati Sekadau Dukung DPD RI Bisa Ajukan Capres

JUMAT, 29 OKTOBER 2021 | 14:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dukungan kepada DPD RI untuk bisa mengajukan calon presiden dalam pilpres mulai mengalir dari daerah. Pada Jumat (29/10), dukungan datang dari Bupati Sekadau, Aron.

Dukungan itu disampaikan dalam sambutan acara di Kerajaan Kusuma Negara Sekadau, Kalimantan Barat. Menurut Aron, DPD RI memiliki legitimasi kuat lantaran memiliki massa pendukung yang lebih besar ketimbang DPR RI.

"Meskipun tidak berpartai, DPD RI memiliki legitimasi yang kuat. Sebab, untuk menjadi anggota DPD RI itu ada yang sampai harus meraih jutaan suara baru bisa terpilih," katanya.


Lantaran legitimasi yang kuat itulah Aron menilai sudah saatnya DPD RI diberi kesempatan untuk mengajukan capres-cawapres pada Pemilu.

"Saya melihat secara legitimasi DPD RI ini kuat luar biasa. Dan saya berharap ke depan, dari kelompok DPD RI ini bisa mencalonkan menjadi Presiden," tuturnya.

Aron menegaskan apa yang disampaikannya bukan tanpa alasan. Sebagai warga negara, Aron melihat DPD RI memiliki hak yang sama untuk ikut andil dalam proses demokrasi di Indonesia.

"Semua warga negara punya hak untuk ikut andil dalam proses berdemokrasi di Indonesia. Semua harus setara. Kalau sekarang ini seolah-olah ditentukan persentasenya. Kami berharap DPD RI bisa ikut andil dalam proses demokrasi mencalonkan Presiden di negeri ini," kata Aron.

Kepada LaNyalla, Aron juga memaparkan sejumlah persoalan yang dialami kabupaten yang dipimpinnya. Ia berharap dengan kehadiran langsung Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, problematika yang dihadapi daerah yang dipimpinnya dapat dicarikan jalan keluarnya.

LaNyalla menegaskan komitmennya untuk ikut membantu memecahkan persoalan yang dihadapi oleh Kabupaten Sekadau, termasuk apa yang disampaikan oleh Raja Raja Kusuma Negara Sekadau Pangeran Agung Sri Negara II Gusti Muhammad Effendi.

“Saya coba berusaha semaksimal mungkin membantu mencarikan solusinya. Hanya yang perlu diketahui, sekalipun legitimasi kami (DPD RI) lebih kuat dari DPR, tetapi kewenangan kami sangat terbatas. Tugas kami hanya mengawasi dan menerima aspirasi," ujar LaNyalla.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya