Berita

Pemerhati dunia penerbangan, Alvin Lie/Net

Politik

Aturan Perjalanan Orang Direvisi Lagi, Alvin Lie: Kita Balik Mundur ke Masa Awal Pandemi

KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 17:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Syarat perjalanan orang yang ditetapkan pemerintah melalui Addendum Kedua Surat Edaran (SE) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 masih dikritik sejumlah pihak.

Salah satunya disampaikan pemerhati dunia penerbangan, Alvin Lie, yang memaknai aturan-aturan yang diberlakukan sebelumnya bermasalah.

Salah satunya adalah aturan di dalam Addendum Kedua SE 21/2021 mengenai syarat melampirkan surat vaksinasi (minimal dosis pertama) bagi penumpang pesawat yang ingin melakukan perjalanan dari dan ke luar Pulau Jawa dan Bali.


Sementara, aturan di Addendum Pertama SE 21/2021 tidak diwajibkan bagi pelaku perjalanan transportasi udara untuk melampirkan surat keterangan sudah vaksin minimal dosis pertama sebelum keberangkatan.

"Luar Jawa-Bali sekarang wajib vaksinasi. Mengakui bahwa SE 21 kemarin blunder," ujar Alvin Lie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/10).

Selain itu, Alvin Lie juga memandang aturan yang diberlakukan kali ini sama dengan usang. Karena dalam tataran teknis, sebagai contoh, hasil negatif tes PCR yang dibawa pelaku perjalanan hanya berlaku 3 hari.

"Seakan-akan setelah tes, selama tiga hari kita akan kebal dari Covid-19," ucapnya.

Maka dari itu, mantan anggota Ombudsman RI ini mempertanyakan dasar dari ditetapkannya masa habis atau expired date hasil tes Covid-19.

"Apakah ada kajian ilmiah yang dapat mendukung masa berlaku kondisi kesehatan seseorang pasca tes PCR maupun Antigen?" katanya.

Menurut Alvin Lie, yang paling efektif dalam langkah pencegahan penularan Covid-19 di masa pandemi ini adalah tes PCR ataupun antigen dilakukan sesaaat sebelum keberangkatan penumpang.

"Jadi langsung masuk pesawat/KA/ Bus. Tidak ada peluang beredar dan terinfeksi antara waktu tes dengan waktu keberangkatan," tuturnya.

Maka dari itu, dia menyimpulkan bahwa aturan yang dibuat pemerintah kali ini sama saja tidak menunjukkan perkembangan penanganan Covid-19, khususnya dalam hal manajemen mobilitas masyarakat di moda transportasi umum.

"Kita ini balik mundur ke masa awal pandemi, ketika hasil tes antibody berlaku 14 hari," demikian Alvin Lie.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya