Berita

Anggota Komisi II DPR RI fraksi PAN, Guspardi Gaus/Net

Politik

Guspardi Gaus: Pilpres 2024 Jangan Hanya Dua Kandidat tapi Harus Empat

KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 15:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang diharapkan banyak pihak bisa muncul tiga kandidat pasangan calon atau bahkan lebih. Hal ini dilakukuan guna menghindari terjadinya polarisasi dan juga perpecahan di tengah masyarakat seperti peristiwa pemilu 2019 silam.

Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus menyarankan agar pesta demokrasi 2024 mendatang rakyat Indonesia bisa memilih empat pasangan calon presiden dan wakil presiden.

"Bukan hanya poros ketiga bila perlu ada empat kandidat. Jangan hanya dua atau tiga poros. Kita berharap ke depan begitu," ucap Guspardi usai ditemui di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (28/10).


Legislator dari Fraksi PAN ini memprediksi sejumlah partai politik sudah menyiapkan calon presiden untk Pilpres 2024. Misalnya, Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, Puan Maharani dari PDI Perjuangan.

"Dan Ganjar entah dari poros yang mana, serta ada Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto," imbuhnya.

Menurutnya, semakin banyak kandidat calon presdein maka semakin banyak pula kesempatan masyarakat untuk memilih dan tidak ada lagi perpecahan di tengah masyarakat.

"Mudah-mudahan yang empat ini maju. Jadi kita berharap di 2024 tidak hahya dua kandidat saja, tapi kalau dapat minimal tiga, kalau dapat lagi empat. Siapa orangnya? Terserahlah, partai-partai pasti membuka ruang," ucapnya.

Guspardi turut menyinggung soal aturan presidential threshold yang diatur di dalam UU Pemilu yang belum dilakukan revisi oleh parlemen. Jika begitu, dia menduga empat pasangan calon untuk 2024 mendatang akan berat.

"Karena UU Pilpres (presidential threshold) tidak jadi belum dilakukan perevisian dia tetap mengacu pada UU yang lama yang jumlah minimal prosentasenya adalah 20 persen," katanya.

"Kalau 20 persen untuk lima orang kandidat enggak mungkin, empat agak berat, paling tidak tiga itu sangat bisa. Mudah-mudahan ada empat kandidat itu harapan kita," tutup Guspardi Gaus.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya