Berita

KTT ASEAN-China/Net

Dunia

China Ingin Tingkatkan Hubungan dengan ASEAN ke Level Kemitraan Strategis Komprehensif

KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 09:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China dilaporkan berusaha untuk meningkatkan hubungan dengan ASEAN menjadi "kemitraan strategis komprehensif" di tengah perebutan pengaruh dengan Amerika Serikat (AS) di kawasan.

Rencana Beijing itu diungkap oleh Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong selama KTT ASEAN-China yang juga dihadiri oleh Perdana Menteri China Li Keqiang.

Dalam pertemuan virtual itu, Lee menyampaikan dukungan atas rencana China, seperti dikutip The Straits Times.


Menurut South China Morning Post, Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob juga akan memberikan dukungan ketika melakukan pertemuan yang dihadiri oleh Presiden China Xi Jinping.

Meski begitu, tidak semua negara ASEAN tampaknya siap dengan peningkatan hubungan dengan China.

Jurubicara pemerintah Thailand, Thanakorn Wangboonkongchana mengatakan pihaknya ingin Kode Etik Laut China Selatan rampung dan dipatuhi sebelum memperat hubungan antara ASEAN dan Beijing.

China diakui sebagai pengamat di ASEAN pada 1991, kemudian menjadi mitra. Pada tahun lalu, China merupakan mitra dagang terbesar ASEAN.

Hubungan China dan ASEAN semakin erat dengan munculnya proyek Belt and Road Initiative (BRI), dan keikutsertaan dalam Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP).

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya