Berita

Ilustrasi/Repro

Politik

Siap Bertarung di 2024, PKB Telah Siapkan Calon di Pusat Hingga Daerah

KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 01:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

RMOL Pesta demokrasi Pemilu 2024 menjadi perhatian serius Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Persiapan dari tingkat pusat hingga daerah telah dilakukan guna menyongsong pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Wakil Ketua DPC PKB Kuningan, Anton Octavianto mengatakan, dari tingkat pusat PKB telah mempersiapkan Ketua Umum Abdul Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai calon presiden 2024.

"Sementara, di tingkat Jawa Barat, PKB mengusung Ketua DPW Gus Syaiful Huda untuk maju sebagai calon gubernur dan untuk Kabupaten Kuningan Ketua DPC, Pak Ujang Kosasih sebagai calon bupati. Semua harga mati kita perjuangkan," kata Anton yang juga Ketua Tim Pemenangan Pemilu 2024, Rabu (27/10).


Selain memperjuangkan tiga calon tersebut, terang Anton, untuk Pileg pihaknya menargetkan 11 kursi di DPRD Kuningan, sehingga bisa mengusung langsung Ujang Kosasih sebagai calon bupati.

Sebagai upaya pemetaan untuk memenangkan ketiga calon itu, PKB beberapa hari yang lalu sudah membentuk Badan Pemilu, Badan Saksi, dan Media Center Pemenangan Pemilu.

"Bahkan kemarin tanggal 23-24 Oktober itu telah melakukan pelatihan Media Center Square di Bandung dengan pesertanya dari DPC PKB se-Jabar," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Selain itu, Anton menegaskan pihaknya pun akan masuk kepada kantung-kantung suara di luar basis PKB.

"Iya, kita bukan hanya fokus di Kantong-kantong PKB saja. Melainkan juga kita akan masuk kepada kantong-kantong suara diluar. Insya Allah akan kita menangkan," tegas Anton dengan penuh optimis.

Saat ditanya elektabilitas Ujang Kosasih di mata masyarakat, Anton mengklaim dengan kegiatan Food Bank respons masyarakat terhadap Ujang Kosasih sangat bagus.

Apalagi, menurutnya pada Pileg 2019 suara Ujang Kosasih itu paling banyak dari semua anggota DPRD yang saat ini menjabat.

"Suara Pak Ujang itu waktu pileg terbanyak, kalau tidak salah sekitar 8 ribu suara. Jadi saya lihat juga  respon masyarakat kepada pak Ujang semakin membaik. Saya rasa bahwa tahun 2024 merupakan tahunnya PKB. Jadi kita bisa menjadi sesuatu di 2024," sambungnya.

Kemudian saat disinggung jika target 11 kursi tak tercapai, apakah akan koalisi dengan partai lain, Anton mengatakan semua itu bisa saja terjadi.

"Iya semuanya bisa terjadi, tapi kita optimis bisa meriah kursi 11 supaya pak Ujang bisa menjadi Bupati Kuningan 2024 mendatang," kata Anton.

Pihaknya juga mengungkapkan, saat ini terus bergerak bersama kaum millenial dari tingkat pusat sampai daerah.

"Iya kita bergerak bersama kaum millenial. Tapi juga tidak mengesampingkan sesepuh PKB. Sebab, tanpa sesepuh PKB tidak akan jalan. Kalau tidak ada kaum millenial berarti tidak ada penerus di PKB. Jadi bagi kami kaum millenial maupun sesepuh berjalan beriringan untuk memperjuangkan PKB," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya